Selasa, 16 Jun 2026 17:03 WIB

Sawer, Makhluk Berwujud Ular yang Tak Lagi Ramah pada Warga Gambiran

Ilustrasi
Ilustrasi

jatimnow.com - Konon, dua aliran sungai yang bertemu (tempuran) sangat disukai makhluk gaib untuk bermukim.

Begitu juga dengan makhluk gaib berwujud ular di pertemuan dua aliran sungai Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, ini.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Sawer, begitu warga setempat menyebutnya, berwujud ular besar berkepala wayang dan bermahkota di kepalanya.

Menurut cerita, Sawer sering menampakkan diri pada tempat yang dikelilingi rimbunnnya bambu.

Sawer selama ini dipercaya tidak mengganggu penduduk setempat dan hanya menampakkan diri saat sungai banjir ketika malam hari.

Tapi, empat tahun belakangan, keberadaannya sering terlihat dan perilakunya mulai berubah agresif.

Menurut warga setempat, Gimin, perilaku Sawer berubah menjadi agresif seiring dengan pembukaan lahan seluas 2 hektar sebagai perumahan.

Lokasi perumahan itu sendiri terbelah aliran sungai menjadi selatan dan utara, yang aliran sungainya bagian dari tempuran.

"Lahan perumahan itu dulunya tegalan, banyak pohon-pohon besar," jelas Gimin, warga setempat, kepada jatimnow.com, Minggu (16/9/2018).

Saat pembukaan lahan itulah, Sawer menunjukkan perilaku agresifnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Warga sekitar lokasi perumahan yang sedang mengais ranting kayu untuk bahan bakar menjadi sasarannya, padahal, saat itu masih siang.

"Ibu sebelah rumah saya ini lari tunggang langgang. Parang dan bekalnya ditinggal. Dia teriak-teriak minta tolong," tambahnya.

Siang itu, Sawer muncul dari rerimbunan bambu dan langsung mengejar emak-emak tersebut.

Bahkan, Sawer mengejar hingga belasan meter.

Kehebohan siang itu membuat warga sekitar berhenti untuk mengais ranting kayu di sana.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Semenjak itu tidak ada yang berani datang lagi," katanya.

Konon, Sawer juga mencelakai salah satu tukang tebang yang membersihkan lokasi perumahan tersebut.

Santer dikabarkan, si tukang tebang meninggal dunia seminggu setelah merobohkan pohon besar yang tak jauh dari sarang Sawer.

"Iya, tukang tebangnya meninggal dunia," pungkasnya.

 

Editor : Edwin Fajerial
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.