Minggu, 21 Jun 2026 10:09 WIB

Raih WTP 12 Kali Berturut-turut, Bupati Ponorogo: Bukan Prestasi, Ini Kewajiban

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat menerima penghargaan WTP. (Foto: Pemkab Ponorogo/jatimnow.com)
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat menerima penghargaan WTP. (Foto: Pemkab Ponorogo/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Ponorogo kembali mengukir catatan manis dengan meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut. 

Hal ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Ponorogo dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Jatim, Karyadi, kepada Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dalam sebuah acara yang diselenggarakan di ruang Auditorium BPK Perwakilan Jawa Timur. 

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, yang akrab disapa Kang Giri, menyatakan bahwa meraih WTP bukan semata-mata sebuah prestasi.

“Melainkan sebuah kewajiban yang harus dipertahankan,” ungkapnya.

Menurut Kang Giri, keberhasilan ini tidak hanya merupakan hasil dari kepemimpinannya, melainkan juga hasil dari kerja keras dan kesinambungan dari para pemimpin sebelumnya

Baca Juga: Di Sidang Dakwaan, Sugiri Sancoko Disebut Pakai Uang Korupsi untuk Bayar Utang

“Seperti Pak Amin dan Pak Ipong. Hal ini menunjukkan bahwa integritas dalam pengelolaan keuangan daerah telah menjadi budaya yang terbentuk secara berkesinambungan di Ponorogo,” tegasnya,

Lebih lanjut, Kang Giri menekankan bahwa meraih WTP tidak hanya tentang angka-angka dalam laporan keuangan, melainkan tentang dampak nyata yang dirasakan oleh masyarakat. 

Dia menyatakan bahwa anggaran yang baik harus dapat menghasilkan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Tak Lagi Pakai Tenaga, Pebecak di Ponorogo Tersenyum Dapat Becak Listrik dari Prabowo

Ketika ditanya tentang rahasia sukses meraih WTP 12 kali berturut-turut, Kang Giri menjelaskan bahwa kunci utamanya adalah kepatuhan pada aturan dan prosedur yang ada. Pengelolaan anggaran harus dilakukan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi, tanpa ada penyimpangan.

Dengan demikian, Kang Giri meyakini bahwa Ponorogo akan semakin maju dan berkembang secara signifikan. Dia menegaskan bahwa keberhasilan dalam meraih WTP bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan bagi masyarakat Ponorogo. (ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.