Senin, 22 Jun 2026 20:32 WIB

Tak Lagi Pakai Tenaga, Pebecak di Ponorogo Tersenyum Dapat Becak Listrik dari Prabowo

Tukang becak di Ponorogo tersenyum usai menerima bantuan becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Tukang becak di Ponorogo tersenyum usai menerima bantuan becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com – Sejak pagi, satu per satu becak tua berhenti di kawasan Sentra Industri, Jalan Trunojoyo, Ponorogo. Para tukang becak berusia lanjut turun perlahan dari kendaraan mereka. Rambut memutih, langkah tertatih, namun wajah menyimpan harapan.

Harapan itu terwujud pada Senin (9/2/2026), saat mereka menerima bantuan becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto.

Baca Juga: Gus Lilur: Muktamar NU ke-35 Harus Hidupkan Semangat Piagam Jakarta

Sebanyak 200 tukang becak di Ponorogo menjadi penerima bantuan tersebut. Program ini menjadi angin segar bagi pekerja sektor informal yang selama puluhan tahun mengandalkan tenaga fisik untuk bertahan hidup di jalanan.

Mengayuh becak bagi mereka bukan sekadar pekerjaan, melainkan perjuangan harian. Setiap tarikan pedal membutuhkan tenaga ekstra, terutama di usia yang tak lagi muda. Kehadiran becak listrik kini mengurangi beban itu.

Usai penyerahan di Sentra Industri, ratusan tukang becak langsung mencoba kendaraan baru mereka. Rombongan becak listrik bergerak menuju Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo. Sepanjang perjalanan, senyum merekah dan tawa terdengar, menggantikan raut lelah yang biasa mereka alami saat bekerja.

Di kawasan Alun-alun Ponorogo, becak listrik kembali diuji. Kali ini, bukan kecepatan yang menjadi perhatian, melainkan rasa lega karena mereka tak lagi harus memaksakan tenaga demi tetap produktif.

Wakil Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nusantara (GSN), Nanik S. Deyang, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap tukang becak lansia yang masih memilih bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Baca Juga: Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

“Banyak dari mereka sudah lanjut usia, tapi tetap bekerja karena tidak ingin bergantung pada orang lain,” ujarnya.

Menurut Nanik, becak listrik diberikan agar para tukang becak tetap bisa mencari nafkah dengan lebih manusiawi. Ia menegaskan, bantuan tersebut tidak boleh diperjualbelikan karena menjadi sarana utama bagi penerima untuk tetap mandiri.

“Ini bukan sekadar kendaraan, tapi alat agar mereka tetap merasa berguna,” tegasnya.

Baca Juga: Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menilai bantuan becak listrik membawa perubahan nyata bagi kehidupan tukang becak. Selain meringankan pekerjaan, bantuan ini juga berkontribusi pada keselamatan dan kesehatan para pekerja lansia.

“Di usia yang tidak lagi muda, mereka masih ingin bekerja dengan bermartabat. Bantuan ini sangat berarti,” katanya.

Di bawah rindang pepohonan Alun-alun Ponorogo, ratusan becak listrik berjejer rapi. Bagi para tukang becak, hari itu bukan sekadar menerima bantuan, melainkan awal harapan baru bahwa usia senja tak harus selalu identik dengan kelelahan.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.