Kamis, 18 Jun 2026 02:47 WIB

Polresta Malang Kota Beri Kaki Palsu Puluhan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

  • Penulis : Gerhana
  • | Jumat, 03 Mei 2024 10:21 WIB
Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Aristianto Budi Sutrisno saat berbincang dengan salah satu penyandang disabilitas. (Foto : Gerhana/jatimnow.com)
Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Aristianto Budi Sutrisno saat berbincang dengan salah satu penyandang disabilitas. (Foto : Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satlantas Polresta Malang Kota melakukan pengukuran kaki palsu kepada 38 penyandang disabilitas. Rencananya, semua kaki palsu akan diberikan pada bulan Juni 2024 mendatang setelah selesai pengerjaan.

Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Aristianto Budi Sutrisno mengatakan, kegiatan yang ada bekerja sama dengan salah satu penggiat kemanusiaan nasional dalam rangka Hari Bhayangkara ke-78.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

"Peserta sejumlah 38, sebagian besar kita mengalokasikan kepada korban kecelakaan lalu lintas," kata Kompol Aris pada Kamis (2/5/2024).

Kegiatan tersebut juga diinisiasi langsung oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto. Diharapkan, nantinya pemberian kaki palsu bisa membantu penyandang disabilitas melakukan aktivitas kegiatannya sehari-hari.

"Ini sebagai salah satu bentuk bagaimana kepedulian kita, kepedulian Polri kepada disabilitas, terutama korban kecelakaan lalu lintas. Sehingga, tetap bisa berkarya, seperti masyarakat pada umumnya," katanya.

Dari kegiatan tersebut, juga diharapkan ke depan dapat meminimalisasi kejadian kecelakaan di jalan raya dan berkurangnya korban.

"Dan mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan agar tertib dalam berlalu lintas, karena kecelakaan itu pasti dimulai dari pelanggaran lalu lintas," katanya.

Kompol Aris juga mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan untuk tertib berlalu lintas. Dikatakannya, bahwa korban kecelakaan lalu lintas tidak jarang yang terpaksa harus diamputasi.

Baca Juga: Dari Kursi Roda, Karya Rajut Disabilitas di Kediri Ini Tembus Pasar Internasional

"Sehingga bisa mengakibatkan seseorang bisa menjadi disabilitas dan tidak bisa bekerja dengan salah satu bagian tubuhnya," katanya.

Penerima kaki palsu diutamakan penyandang disabilitas korban kecelakaan lalu lintas, warga Malang Raya, di bawah usia 55 tahun, dan tidak memiliki penyakit diabetes.

"Kemudian ada kriteria ukuran tertentu yang di bawah lutut karena engselnya ini harus memiliki lutut terlebih dahulu. Sehingga ada kriteria dari pengrajin untuk menggunakan kaki palsu dari Pak Sugeng," katanya.

Selain itu, beberapa penyandang disabilitas lainnya diamputasi kakinya karena suatu penyakit.

Baca Juga: 2 Pekerja Pabrik Rokok di Malang Bakar Gudang Usai Aksi Penggelapannya Terendus

"Yang mana korban lakalantas ataupun tidak korban lakalantas tetap kita prioritaskan. Tetapi tadi memang ada beberapa yang memang penyakit, atau ada yang diamputasi karena satu dan lain hal," katanya.

Kompol Aris juga sempat berbincang dengan beberapa penyandang disabilitas yang akan menerima kaki palsu. Salah satu peserta merupakan korban kecelakaan lalu lintas.

"Tadi yang cukup menyentuh yakni yang bersangkutan sedang berangkat bekerja kemudian menggunakan sepeda motor ditabrak oleh pikap, dan pikap itu tidak bertanggung jawab, ditinggalkan korban lalu kecelakaan lalu lintas itu, dengan kondisi sudah patah kakinya," ungkapnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.