Jumat, 12 Jun 2026 18:44 WIB

Pemkab Tulungagung Usulkan Pendirian SMA ke Pemprov Jatim

Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Tulungagung tengah mengusulkan satu unit fasilitas pendidikan setingkat SMA di Kecamatan Ngantru kepada Pemprov Jawa Timur.

Usulan ini merupakan tindak lanjut dari keluhan warga atas tidak adanya fasilitas pendidikan SMA di Kecamatan Ngantru.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno mengatakan, terkait usulan warga untuk membuat fasilitas pendidikan setingkat SMA di Kecamatan Ngantru, saat ini masih proses pengajuan ke Pemprov Jawa Timur. Pasalnya, pendirian SMA merupakan ranah Pemprov Jawa Timur.

"Pendirian SMA akan kami ajukan ke provinsi. Karena nantinya akan menggunakan dana dari provinsi," ujarnya, Kamis (02/05/2024).

Saat ini, Pemkab Tulungagung diminta untuk menyiapkan lahan sebagai tempat pendirian lembaga pendidikan SMA di Kecamatan Ngantru.

Namun lahan yang disiapkan ukurannya terlalu kecil. Sedangkan untuk membangun fasilitas pendidikan setingkat SMA, membutuhkan lahan yang besar, yakni mencapai 10.000 meter persegi.

Pihak Pemkab sendiri masih berusaha mencari lahan yang dapat digunakan untuk mendirikan SMA.

Baca Juga: Ekonomi Ngagel Surabaya Mati Suri, Pemprov Jatim Diminta Turun Tangan

"Kemarin lahan telah disiapkan oleh teman-temab di Ngantru masih kecil. Areanya hanya memiliki luasan 1.400 meter persegi, jika nanti terealisasi, aset akan diserahkan ke provinsi, karena pengelolaan SMA berada di provinsi. Dan rencana pembangunan SMA ini, sudah diajukan ke provinsi," terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro menambahkan mereka memiliki aset di wilayah Kecamatan Ngantru.

Namun aset tersebut berupa lahan pertanian yang masuk dalam lahan berkelanjutan dan dilindungi. Lahan berkelanjutan atau dilindungi memang tidak bisa dialihkann untuk bangunan atau gedung.

Baca Juga: Jerit Istri Sah Oknum ASN BPKAD Jatim, Terbukti Berzina Tapi Belum Ditahan

Sehingga harus menyiapkan lahan yang boleh digunakan untuk membangun fasilitas pendidikan setingkat SMA tersebut.

"Apabila nanti sudah mendapatkan lahan, maka Pemkab Tulungagung dan Pemprov Jawa Timur akan melakukan komunikasi. Apakah aset tersebut dihibahkan atau dibeli oleh Pemprov Jawa Timur," pungkasnya.

Reporter : Bramanta Pamungkas
capt : Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno. Bramanta Pamungkas

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.