Jumat, 19 Jun 2026 16:31 WIB

Kondisi Terkini Bayi Kembar Siam di RSUD dr Iskak Tulungagung

Konferensi pers di RSUD dr Iskak Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Konferensi pers di RSUD dr Iskak Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pihak RSUD dr Iskak Tulungagung telah membentuk tim untuk memantau perkembangan bayi kembar siam. Tim tersebut terdiri dari sejumlah dokter seperti spesialis anak, spesialis bedah, spesialis mikrobiologi serta spesialis radiologi.

Selain itu beberapa perawat dan ahli gizi juga dilibatkan dalam tim tersebut. Bayi kembar siam ini akan menjalani perawatan hingga siap untuk dilakukan operasi pemisahan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Ketua tim, dr Zuhrotul Aini mengatakan secara umum kondisi bayi ini cukup sehat. Bayi kembar siam ini dilahirkan melalui operasi caesar pada usia kandungan 38 minggu. Bayi yang memiliki bobot total 5,1 gram ini sudah bisa meminum ASI.

"Secara umum kondisinya sehat, saat ini sudah belajar minum ASI," ujarnya, Selasa (23/4/2024).

Dari hasil pemeriksaan sementara, bayi dempet di bagian pantan ini memiliki satu anus dan satu alat kelamin laki-laki. Untuk organ lain seperti tangan dan kaki terbentuk lengkap. Tim mewaspadai adanya gangguan pencernaan pada bayi tersebut karena hanya memiliki satu anus saja.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Kami selalu perhatikan asupan gizinya juga dan pertumbuhannya," jelasnya.

Berdasarkan koordinasi dengan pihak RSUD dr Soetomo Surabaya, tim di Tulungagung ini diminta melakukan screning secara kesuluruhan terhadap kondisi bayi tersebut. Bayi ini baru bisa menjalani operasi pemisahan minimal usia 8 bulan.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Selama menunggu operasi tersebut, bayi akan menjalani perawatan intensif di RSUD dr Iskak Tulungagung.

"Dari informasi yang kita terima bayi ini bisa dipisahkan melalui operasi tapi minimal harus berusia 8 bulan, selama menunggu operasi kita terus memantau perkembangannya," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.