Kamis, 18 Jun 2026 05:47 WIB

Ratusan Praktisi Migas Gelar Pertemuan di Banyuwangi, Ini Bonusnya

Bupati Anas saat menemui para praktisi Migas, Rabu (12/9/2018).
Bupati Anas saat menemui para praktisi Migas, Rabu (12/9/2018).

jatimnow.com - Banyuwangi terus menjadi tujuan wisata MICE (meeting, incentives, conferences, dan exhibition) di Indonesia.

Kali ini, giliran Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) yang mengajak 100 praktisi industri migas untuk menggelar pertemuan di El Royale Hotel, Banyuwangi, selama Rabu–Kamis (12-13/9/2018).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Kepala Perwakilan SKK Migas Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, Ali Masyhar, menyatakan, dengan menggelar pertemuan di Banyuwangi, pihaknya mendapat suasana segar yang berbeda saat pertemuan digelar di kota-kota besar.

“Apalagi di Banyuwangi sudah banyak pilihan waktu penerbangan, jadi enak bagi para praktisi migas yang tersebar di banyak daerah untuk datang,” ujarnya.

Bagi Ali, dengan rapat di Banyuwangi, pihaknya juga berharap bisa menyerap semangat inovasi yang banyak digiatkan di kabupaten ujung timur Pulau Jawa tersebut.

“Salah satu keuntungan menggelar pertemuan di sini, selain fasilitas yang memadai dan destinasi wisatanya menarik, kita dapat bonus, yaitu bisa menyerap semangat inovasi yang tumbuh di daerah ini,” kata Ali.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, berterima kasih atas kepercayaan berbagai kementerian, lembaga, BUMN, dan swasta yang telah menggelar pertemuan di Banyuwangi.

“Dengan pertemuan yang dihelat SKK Migas ini bisa semakin meningkatkan perhatian publik untuk menggelar ajang serupa di Banyuwangi,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, Kementerian Keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan, dan sejumlah BUMN serta swasta juga menggelar pertemuan di Banyuwangi.

Baca Juga: Pariwisata RI Terancam Konflik Global, Ini Strategi Amankan Turis

“Saya dapat info, sudah cukup banyak lembaga yang akan bikin pertemuan, rapat, gathering dan sejenisnya di Banyuwangi sampai akhir 2018,” ujarnya.

Anas berharap, Banyuwangi bisa dilirik sebagai tujuan wisata MICE. “Hotel-hotel berbintang baru sudah beroperasi, hall-nya bisa menampung ribuan orang, jadi mari bikin pertemuan di Banyuwangi. Apalagi ada banyak atraksi wisata di Banyuwangi Festival yang menghibur,” ujar Anas.

Selain itu, dengan penerbangan langsung dari Jakarta dan Surabaya, dua kota terbesar di Indonesia, Banyuwangi bisa lebih mudah menggaet calon wisatawan MICE.

“Tentu harga di Banyuwangi lebih kompetitif ketimbang Bali dan Surabaya. Itu salah satu keunggulan kami,” pungkasnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

 

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.