Sabtu, 20 Jun 2026 03:32 WIB

Banjir di Kota Kediri, BPBD dan Dinsos Jamin Kebutuhan Dasar Pengungsi

  • Penulis :
  • | Jumat, 12 Apr 2024 05:25 WIB
Suasana pengungsian warga terdampal banjir di Kota Kediri. (Foto: Dwi for jatimnow.com)
Suasana pengungsian warga terdampal banjir di Kota Kediri. (Foto: Dwi for jatimnow.com)

jatimnow.com - BPBD Kota Kediri menjamin kebutuhan dasar para pengungsi banjir di Kelurahan Ngampel, Kota Kediri. Saat ini total 19 jiwa mengungsi di masjid setempat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri mengaku telah mengeluarkan stok logistik di gudang mereka untuk mencukupi kebutuhan dasar para pengungsi yang berada di Masjid Al Muttaqin. Mulai dari minuman dan makanan siap saji hingga selimut untuk mereka tetap nyaman berada di pengungsian.

Baca Juga: Fenomena Bediding Melanda Kediri Raya, Tingkatkan Risiko ISPA

“Dari kita BPBD dan temen-temen Dinas Sosial sudah mengeluarkan stok logistik yang ada di kantor kita untuk memenuhi kebutuhan dasar dari warga pengungsi,” kata Indun Munawaroh, Jumat (12/4/2024) dini hari.

“Insya Allah kita juga akan dibantu BPBD provinsi 150-200 kebutuhan sembako untuk warga terdampak,” tambahnya.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Sementara itu selain Kelurahan Ngampel, Indun menyebut Banjir juga merendam sebagian Kelurahan Gayam. Namun, air langsung surut sekitar pukul 22.50 WIB. Total ada 52 rumah disana dengan ketinggian air 5-50 centimeter.

“Jadi hari ini ada dua lokasi yang terkena banjir, di Kelurahan Gayam dan Kelurahan Ngampel. Langkah yang sudah kita lakukan, saya berkoordinasi dengan instansi terkait dari kepolisian, dari kecamatan dari PU dan Dinas Sosial. Teman-teman dari lintas OPD tersebut sudah melakukan tugas pokoknya masing-masing,” jelas Indun

Baca Juga: Pantau Pladu Sungai Brantas, Pemkot Kediri Imbau Warga Utamakan Keselamatan

Lebih jelas menurut Indun, saat ini pihak kepolisian tengah berjaga di wilayah terdampak mengingat sebagian warga tengah mudik. Sementara PU masih memetakan penyebab banjir yang melanda dua kawasan ini.

“Temen-temen PU juga sudah melakukan pemetaan terhadap penyebab banjir ini,” tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.