Sabtu, 20 Jun 2026 12:48 WIB

Pantau Pladu Sungai Brantas, Pemkot Kediri Imbau Warga Utamakan Keselamatan

  • Penulis : Yanuar D
  • | Senin, 18 Mei 2026 20:15 WIB
Petugas memantau aktivitas warga di Sungai Brantas. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Petugas memantau aktivitas warga di Sungai Brantas. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kota Kediri melakukan pemantauan kegiatan pladu atau flushing Sungai Brantas, di kawasan Taman Brantas, Senin (18/5/2026) sore. Kegiatan ini dilakukan menyusul meningkatnya aktivitas warga yang memadati bantaran sungai untuk mencari ikan saat pladu berlangsung.

Pemantauan dipimpin langsung oleh Pj Sekda Kota Kediri Endang Kartikasari bersama Kalaksa BPBD Kota Kediri Joko Arianto, didampingi personel gabungan dari BPBD, TNI, PMI, RAPI, Rumah Zakat, dan relawan.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

Sebelum melakukan patroli di sepanjang bantaran Sungai Brantas hingga kawasan Masjid Agung, petugas terlebih dahulu menggelar apel kesiapsiagaan bersama relawan dan unsur terkait.

Pj Sekda Kota Kediri, Endang Kartikasari, mengatakan masyarakat diminta tetap berhati-hati dan tidak terlalu mendekati bibir sungai. Pasalnya, debit air diperkirakan meningkat pada sore hingga malam hari seiring aliran peladu yang mulai masuk wilayah Kota Kediri.

“Sekitar pukul 18.00 WIB aliran diperkirakan sudah sampai di Kota Kediri. Nantinya debit air meningkat dan arus menjadi lebih deras. Karena itu masyarakat kami imbau untuk tetap berhati-hati dan tidak terlalu ke tepi sungai,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini banyak warga yang datang membawa jaring untuk mencari ikan di bantaran Sungai Brantas. Namun pemerintah tidak ingin aktivitas tersebut justru menimbulkan insiden yang membahayakan keselamatan warga.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai ada warga terpeleset atau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

Sementara itu, Kalaksa BPBD Kota Kediri Joko Arianto menjelaskan pihaknya telah melakukan langkah mitigasi sejak sebelum peladu berlangsung. Salah satunya dengan memberikan sosialisasi di sejumlah titik penyeberangan sungai di wilayah Manisrenggo dan Ngronggo.

BPBD juga mengimbau para penambang penyeberangan agar menghentikan aktivitas sementara apabila debit air meningkat dan kondisi dinilai membahayakan.

Menurut Joko, fenomena pladu memang rutin dilakukan sebagai upaya pembersihan sedimen di waduk. Namun kondisi air yang keruh, debit tinggi, dan arus deras tetap memiliki potensi bahaya bagi masyarakat yang berada terlalu dekat dengan sungai.

“Kondisi pladu identik dengan arus deras dan air keruh. Kalau terpeleset sedikit saja bisa berbahaya. Jadi kami minta masyarakat tetap mengutamakan keselamatan,” katanya.

Baca Juga: DLHKP Kota Kediri Cek Armada Operasional, Pastikan Layanan Tetap Optimal

Untuk mengantisipasi kemungkinan darurat, BPBD Kota Kediri menyiagakan sekitar 30 personel gabungan beserta dua perahu karet dan perlengkapan penyelamatan air di sejumlah titik rawan kerumunan warga.

Petugas juga melakukan patroli secara bergantian di titik-titik yang dipadati masyarakat, seperti kawasan Jembatan Lama, Jembatan Baru, hingga sekitar Masjid Agung.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat selama pladu berlangsung, diminta segera menghubungi layanan Lapor Mbak Wali 112 yang terhubung langsung dengan petugas BPBD Kota Kediri.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.