Jumat, 19 Jun 2026 09:32 WIB

Menengok Aksi Polisi Ponorogo Masak untuk Buka Puasa Pengguna Jalan

Aksi memasak di Pos Polisi Pasar Legi  Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Aksi memasak di Pos Polisi Pasar Legi Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pos Polisi Pasar Legi menjadi perhatian karena kegiatan yang tak lazim. Gerobak sate, nasi goreng, hingga angkringan terpajang di lokasi, Selasa (26/3/2024) sore.

Menariknya lagi adalah yang memasak dan menyajikan bukan pedagang. Namun para anggota Satlantas Polres Ponorogo dengan seragam lengkap.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Kasat Lantas Polres Ponorogo, AKP Jumianto Nugroho, terlihat menggunakan celemek dan menyalakan kompor untuk memasak. Dia dengan cekatan menuangkan bumbu dan nasi ke wajan panas, menciptakan aroma lezat nasi goreng.

Tak hanya nasi goreng, AKP Nugroho juga turut membakar sate bersama perwira lainnya. Mereka juga membantu menyajikan makanan tersebut kepada pengendara dan para ojek online serta tukang becak.

"Kami dari Satlantas Polres Ponorogo khusus mengadakan berbagai buka bersama dengan masyarakat pengguna jalan," ungkap AKP Jumianto Nugroho.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

Menurutnya, acara tersebut bertujuan untuk membangun rasa kebersamaan dan persaudaraan antara polisi dan masyarakat, tidak hanya sebatas mengatur arus lalu lintas.

Salah satu warga, Rizki mengungkapkan kekagetannya saat dihentikan oleh polisi. Awalnya dia mengira ada razia, namun ternyata ada pembagian sate.

Baca Juga: Polres Ponorogo Gerebek Judi Sabung Ayam dan Dadu, Pelaku Kocar-kacir

"Alhamdulillah dapat sate. Saya pikir ada razia. Ini lumayan untuk saur puasa nanti. Karena udah beli lauk untuk buka," ujarnya.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya polisi Ponorogo untuk mempererat hubungan dengan masyarakat dan menyemarakkan bulan suci Ramadan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.