Keluarga Kru Kapal Tanker Terbalik di Jepang asal Bangkalan Minta Perusahaan Penuhi Hak
- Penulis : Fathor Rahman
- | Jumat, 22 Mar 2024 13:59 WIB
jatimnow.com - Muhammad Munir Agung Suhartono (25), warga Jalan Pelabuhan, Kelurahan Pangeranan, Bangkalan turut menjadi korban tenggelamnya kapal tanker Keoyoung Sun asal Korea Selatan di perairan Shimonoseki, Jepang, pada Rabu (20/3/2024). Total 8 kru tewas dalam peristiwa itu.
Ayah korban, Muhammad Munir mengaku kecewa dengan kejadian kecelakaan tersebut. Sebab, kecelakaan diduga terjadi akibat cuaca buruk sehingga mengakibatkan kapal terbalik.
Baca Juga: Menengok STS Kalbut, Jangkar Pasokan LPG untuk Jawa hingga Sulawesi
"Seharusnya hal semacam ini bisa diantisipasi. Sekarang alat sudah canggih, mestinya bisa memprediksi cuaca sebelum berlayar," ujarnya, Jumat (22/3/2024).
Ia juga meminta pihak perusahaan bertanggung jawab atas kematian putera bungsunya itu. Apalagi, Agung meninggalkan seorang istri yang baru ia nikahi belum genap setahun.
Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas
"Perusahaan harus bertanggungjawab dan harus memenuhi kewajibannya. Apalagi anak saya punya istri," imbuhnya.
Meski begitu, ia mengaku penanganan pihak perusahaan terhadap kecelakaan yang menimpa puteranya itu cukup bagus dan tanggap.
Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan
"Sejauh ini untuk penanganannya baik dan mereka bertanggungjawab menangani kecelakaan ini," pungkasnya.
Editor : Yanuar D