Jumat, 19 Jun 2026 21:55 WIB

Warga Bangkalan Diduga jadi Korban Kapal Tanker Terbalik di Jepang

Korban Muhammad Munir Agung Suhartono. (Foto: akun media sosial @Wecare Bangkalan for jatimnow.com)
Korban Muhammad Munir Agung Suhartono. (Foto: akun media sosial @Wecare Bangkalan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Salah satu warga Kabupaten Bangkalan menjadi korban kapal tanker yang tenggelam di perairan Jepang pada Rabu (20/3/2024) kemarin. Hingga kini pihak keluarga masih menunggu kejelasan keberadaan korban.

Warga Bangkalan tersebut, yakni Muhammad Munir Agung Suhartono (25), warga Jalan Pelabuhan, Kelurahan Pangeranan, Bangkalan. Ia bekerja di kapal bernama Keoyoung Sun asal Korea Selatan tersebut.

Baca Juga: Menengok STS Kalbut, Jangkar Pasokan LPG untuk Jawa hingga Sulawesi

Istri korban, Nabila mengatakan, kabar tersebut ia peroleh setelah pihak management tempat suaminya bekerja menghubungi dirinya. Pihak management mengatakan, suaminya, yang biasa dipanggil Agung, menjadi korban terbaliknya kapal Keoyoung itu.

"Tadi malam selepas isya' saya dihubungi dari kantor dan dipastikan kalau Mas Agung menjadi salah satu korban yang meninggal," jelasnya, Kamis (21/3/2024).

Diketahui, kapal ini berangkat dari Pelabuhan Himeji di Jepang pada hari Senin (18/3/2024) dan sedang dalam perjalanan ke Pelabuhan Ulsan. Namun kapal ini berlabuh di dekat Pulau Mutsure karena gelombang tinggi dan angin kencang.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Dikutip dari kantor berita Yonhap pada Kamis (21/3/2024) pagi, awak kapal terdiri dari 2 warga negara Korea Selatan, termasuk kapten kapal, serta delapan WNI, dan satu warga Tiongkok.

Kapal itu melakukan panggilan darurat kepada Penjaga Pantai Jepang pada Rabu sekitar pukul 07,00 WIB. Kapal tersebut kemudian miring, sebelum terbalik sekitar pukul 08.00 pagi.

8 dari 11 awak kapal, meninggal dunia setelah kapal Keoyoung Sun terbalik di perairan dekat pulau di Kota Shimonoseki, Prefektur Yamaguchi.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

Sebelumnya, 9 dari 11 total jumlah awak kapal ini, berhasil diselamatkan oleh petugas dan dievakuasi ke rumah sakit. Sayangnya, 8 dari 9 orang itu meninggal dunia. Termasuk 1 warga Korea Selatan.

Pada saat ini penjaga pantai masih melakukan operasi penyelamatan untuk mencari 2 orang yang hilang, termasuk 1 warga Korea Selatan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.