Jumat, 19 Jun 2026 20:05 WIB

684 Personel Polres Ponorogo Amankan 2.893 TPS, Ini Skemanya

Ratusan personel Polres Ponorogo siap mengamankan coblosan. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Ratusan personel Polres Ponorogo siap mengamankan coblosan. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 684 personel Polres Ponorogo akan mengamankan 2.893 tempat pemungutan suara (TPS) pada coblosan Rabu 14 Februari mendatang.

Ratusan personel ini sudah memulai pergeseran taktis dalam persiapan pemungutan dan perhitungan suara Pemilu 2024.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

"Ponorogo memiliki total 2.893 TPS, yang akan dijaga dan diamankan oleh 684 personel Polres Ponorogo," ungkap Kapolres Ponorogo, AKBP Anton Prasetyo, Senin (12/2/2024).

Dalam upaya pengamanan yang matang, AKBP Anton menjelaskan adanya dua skema pengamanan yang diterapkan. Skema pertama berfokus pada 48 TPS yang berada di remote area, diterapkan dengan pola 2-6-12.

Artinya, 2 personel bertanggung jawab menjaga 6 TPS, didukung oleh 12 petugas linmas.

Sementara itu, sisanya, ribuan TPS lainnya akan dijaga dengan skema kedua, yaitu 2-12-24. Dalam skema ini, 2 personel bertugas menjaga 12 TPS, didampingi oleh 24 petugas linmas.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

"Pola-pola ini didesain berdasarkan tingkat kerawanan masing-masing TPS,” kata mantan Kapolres Madiun ini.

Menanggapi situasi di Bumi Reog, Kapolres menyatakan bahwa secara keseluruhan tidak ada yang dapat dikategorikan sebagai daerah rawan. Meskipun demikian, dia menekankan ketidakbolehan meremehkan situasi.

"Kita tidak bisa meremehkan. Semua harus disiapkan. Personel juga harus tahu bagaimana bertindak saat terjadi peristiwa yang kita tidak tahu seberapa besar dampaknya," tegas AKBP Anton.

Baca Juga: Polres Ponorogo Gerebek Judi Sabung Ayam dan Dadu, Pelaku Kocar-kacir

Personel yang ditugaskan ke TPS dijadwalkan bertugas selama 3 hari, mulai dari Selasa (13/2/2024) hingga Kamis (15/2/2024).

AKBP Anton juga memberikan sejumlah larangan dan penekanan kepada anggota pengamanan TPS.

"Contohnya, petugas pengamanan dilarang masuk ke area. Petugas pengamanan TPS dilarang melakukan foto, dokumentasi, dan publikasi hasil pemungutan suara," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.