Kamis, 18 Jun 2026 04:42 WIB

Najwa Shihab Akan Berbagi Pengalaman Menulis di Festival Penulis

  • Penulis :
  • | Jumat, 07 Sep 2018 17:03 WIB
Uni Lubis (baju coklat) saat bertemu Bupati Anas di Banyuwangi.
Uni Lubis (baju coklat) saat bertemu Bupati Anas di Banyuwangi.

jatimnow.com – Keindahan panorama Gunung Ijen dan kekayaan seni budaya Banyuwangi menjadi inspirasi bagi sejumlah penulis. Pada 21 - 22 September 2018 mendatang, di Ijen Banyuwangi akan digelar festival penulis berskala nasional, yakni Indonesia Writers Festival (IWF).

Festival tersebut bakal diisi berbagai kegiatan berbobot, mulai coaching clinic penulisan hingga kompetisi menulis on the spot melalui aplikasi di ponsel pintar. Acara bertajuk Empowering Indonesia Trough Writing ini, bakal digelar selama dua hari di Jiwa Jawa Resort, Licin.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Uni Lubis, penggagas IWF mengatakan, festival tersebut bertujuan memberdayakan dan mempromosikan nilai-nilai dan kebaikan Indonesia melalui kemampuan menulis (empowering Indonesia trough writing).

“Kami ingin generasi milenial yang bergabung dalam komunitas menulis meningkat kualitasnya dalam menulis. Seperti, kami harap mereka makin peka dalam menangkap hal-hal yang menarik di sekitar mereka, yang dekat dengan kehidupan milenial,” kata Uni dalam siaran persnya yang diterima jatimnow.com, Jumat (7/9/2018).

IWF ini nanti, lanjut dia, akan dihadiri ratusan para penulis dari berbagai kota. Mereka bakal mengabarkan tentang kabar baik di Indonesia yang dimulai dari Banyuwangi melalui tulisan.

"Kami pilih Ijen, harapannya bisa memicu mereka untuk menulis beraneka tema, mulai traveling, wisata, budaya, olah raga, dan lain-lain, serta menyampaikan kepada publik dengan cara yang lebih berkualitas," jelas Uni.

Narasumber yang dipilih pun bukan sembarangan. Ada jurnalis senior sekaligus founder Narasi Channel Najwa Shihab, jurnalis senior Uni Lubis, serta novelis Fira Basuki, hingga Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, dan lain-lain.

"Penulis juga kami minta untuk menulis tentang pemikiran-pemikiran para pembicara dari berbagai latar belakang yang kami hadirkan. Akan menambah ragam tulisan mereka," imbuh Uni.

Najwa Shihab, lanjut Uni, akan mengisi coaching clinic. Najwa akan berbagi pengalaman sebagai penulis dan penulis buku. Bukan itu saja, Najwa Shihab bakal melakukan syuting catatan Najwa di Bumi Blambangan.

Menariknya, Indonesia Writers Festival di Ijen Banyuwangi juga akan diwarnai kompetisi menulis on the spot melalui aplikasi di mobile phone. Di hari itu, lanjut dia, juga akan diluncurkan mobile-only writing apps, yang merupakan aplikasi untuk menulis pertama di dunia.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Sekaligus ini akan menjadi apps kompetisi menulis dengan mobile phone yang pertama di Indonesia bahkan mungkin di dunia karena belum pernah ada sebelumnya,” cetusnya.

Lebih lanjut, imbuh Uni, kegiatan tersebut tidak hanya dikhususkan untuk kalangan komunitas penulis yang tinggal di kota-kota besar. Masyarakat Banyuwangi juga bisa terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Kita juga memberikan kesempatan kepada masyarakat Banyuwangi yang memiliki passion menulis untuk terlibat dalam acara ini. Silakan mendaftar dan bergabung dengan kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Abdullah Azwar Anas menyambut baik penyelenggaraan Indonesia Writers Festival di Ijen Banyuwangi. Hal ini akan menjadi duta bagi Banyuwangi untuk mempromosikan potensinya.

Selain itu, Anas juga mengharapkan, anak-anak muda di Banyuwangi yang memiliki ketertarikan pada dunia tulis-menulis untuk ikut bergabung dalam kegiatan tersebut. Ia mengharapkan mereka nanti bakal menjadi juru kabar yang baik atas potensi yang ada di daerahnya masing-masing.

Baca Juga: Jambuluwuk Bromo Resmi Hadir, Ini Konsep dan Daya Tariknya

“Nantinya, mereka bisa menulis tentang kampungnya sendiri-sendiri. Ada penulis-penulis hebat yang akan datang ke Banyuwangi. Rugi kalau teman-teman muda tidak ikut acara ini,” tutupnya.

Penulis/editor: Arif Ardianto

 

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.