Sabtu, 20 Jun 2026 23:55 WIB

BBWS-BS Bakal Bangun Tanggul Permanen di Sungai Plalangan Lamongan

BBWS Bengawan Solo saat meninjau Kali Plalangan Lamongan yang sempat jebol. (Foto : Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
BBWS Bengawan Solo saat meninjau Kali Plalangan Lamongan yang sempat jebol. (Foto : Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo berencana membangun tanggul permanen pada titik rawan jebol aliran Sungai Plalangan, Lamongan.

Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama mengungkapkan bila rencana ini bakal menjadi solusi insiden tanggul Sungai Plalangan yang sering jebol.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Rencananya, pembangunan tersebut menyasar beberapa titik rawan di antaranya yang melintas di Desa Plosowahyu Kecamatan Lamongan, juga Desa Tambakploso, Desa Bambang dan Desa Pomahanjanggan di Kecamatan Turi.

"Penanganan banjir Sungai Plalangan di Kabupaten Lamongan sudah dilakukan. 2 titik tanggul yang jebol sudah ditutup dengan mengerahkan alat berat kami (BBWS Bengawan Solo). Tanggul darurat juga sudah dibuat untuk mengatasi banjir. Kami juga langsung berkoordinasi dengan Pemda dalam penanganannya,” tutur Maryadi, Jumat (9/2/2024) sore.

Saat ini, rencana tersebut dalam tahap koordinasi antara BBWS Bengawan Solo serta Pemkab Lamongan untuk menentukan wilayah kewenangan serta besaran anggaran yang akan dikeluarkan.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyebut, sebelumnya Pemkab Lamongan telah melakukan penanganan kedaruratan dan penguatan tanggul yang jebol akibat debit air yang tinggi.

“Kami, BPBD Lamongan, PU SDA, dan dinas-dinas terkait telah melakukan penanganan kedaruratan tanggul jebol akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada malam sebelumnya, di 3 titik wilayah Kecamatan Turi,” ucap Pak Yes, sapaan akrab Bupati Lamongan.

Penanganan darurat tersebut, mengerahkan alat berat untuk pengerukan dan pemadatan tanggul dengan material batu gunung (pedel), serta pemasangan bambu di bibir tanggul.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Tidak hanya itu, dalam agenda kunjungan Kepala BBWS Bengawan Solo di Lamongan, juga dilakukan pembahasan penanganan banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Semarmendem, akibat back water dari Bengawan Solo yang berdampak di 2 (dua) kecamatan, yaitu Kecamatan Kedungpring dan Kecamatan Modo meliputi 8 desa dengan luas lahan pertanian yang terdampak 135 Ha.

Selain itu, penanganan banjir di Bengawan Jero, utamanya perbaikan pintu air di Sluis Kuro yang mengalami kebocoran sehingga mengurangi efektivitas operasional pompa banjir.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.