Sabtu, 13 Jun 2026 08:18 WIB

5 dari 10 Pengamen Cilik Bersajam di Surabaya Ditangkap Satpol PP

Satpol PP saat mengamankan 5 pengamen cilik bersajam (foto: Satpol PP for jatimnow.com)
Satpol PP saat mengamankan 5 pengamen cilik bersajam (foto: Satpol PP for jatimnow.com)

jatimnow.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya menangkap 5 pengamen cilik di traffic light Exit Tol Banyu Urip. Mereka diamankan saat akan menumpang mobil pikap yang menuju ke arah bundaran Tol Margomulyo.

Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Satpol PP Kota Surabaya, Dwi Hargianto mengatakan, saat sedang menggelar patroli di sekitar traffic light Exit Tol Banyu Urip, mengetahui ada segerombolan anak di bawah umur turun dari truk trailer.

Baca Juga: Balai Pemuda Dikosongkan, Ruang Ekspresi Seniman Surabaya Menyusut

Tak lama turun dari truk tersebut, ternyata sekelompok anak-anak itu pindah ke kendaraan pikap yang jaraknya tak jauh dari mobil tumpangan sebelumnya.

"Kebetulan, kami sedang mobile untuk memantau petugas di traffic light, naluri saya keluar sebagai anggota Satpol PP saat melihat anak kecil nggandol (numpang) di atas truk trailer,” kata Dwi, Rabu (7/2/2024).

Karena khawatir membahayakan pengguna jalan, Dwi bersama anggotanya kemudian menghampiri anak-anak tersebut untuk mengingatkan. Namun, segerombolan anak-anak tersebut malah lari kocar-kacir menghindari petugas. Karena mencurigakan, Dwi bersama anggotanya sontak melakukan pengejaran.

"Awalnya, 10 anak, tapi karena tahu ada saya dan tim, anak-anak tersebut lari menghindari petugas, dan kami berhasil menjaring 3 orang anak,” jelas Dwi.

Ketiga anak itu adalah AF (12), HH (11), dan DA (11), sedangkan sisanya masih dalam pengejaran. Setelah terjaring, mereka mengaku tujuannya nggandol adalah untuk mengamen di sekitar traffic light.

Setelah ketiga anak itu berhasil diamankan, kemudian Dwi meminta agar mereka memberitahu dimana lokasi teman-temannya berkumpul. Setelah berkeliling, Dwi kembali mengamankan pengamen di bawah umur, yakni WA (16), di sekitar traffic light Balongsari.

"Saya tanya mereka, dimana biasanya berkumpul. Karena sejak awal melihat mereka, fokus saya pada 1 anak ini yang terlihat lebih dewasa ketimbang anak-anak lainnya,” jelas Dwi.

Baca Juga: Satpol PP Surabaya Tertibkan PKL di Atas Saluran Air Kawasan Manukan

Setelah terjaring, WA mengaku kepada Dwi, alasan dirinya kabur dari kejaran petugas karena takut. WA juga mengaku dalam pengaruh minuman keras yang dipaksa minum oleh rekannya, yakni AM.

Mengetahui hal tersebut, Dwi melakukan pengejaran terhadap AM. Tak lama kemudian, jajaran Satpol PP menemukan AM sedang berada di sekitar Exit Tol Simo. Saat diamankan, remaja 17 tahun itu ketahuan membawa senjata tajam (sajam) berjenis brass knuckle yang pada ujungnya terdapat silet kecil.

Usai berhasil mengamankan AF, HH, DH, WA, dan AM, petugas kemudian membawa mereka ke kantor Satpol PP Kota Surabaya. Tujuannya adalah untuk melakukan pembinaan dan pendataan oleh Satpol PP bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya.

"Langsung kami bawa ke mako Satpol PP untuk diamankan dan kami data, kami juga panggil DP3A untuk outreach anak-anak ini. Untuk barang bukti kami ikut amankan,” ujarnya.

Baca Juga: Hiburan Malam di Sekitar Suramadu Beroperasi, DPRD Surabaya Usul Penindakan

Ia mengingatkan kepada seluruh jajarannya yang bertugas di seluruh Kota Surabaya, khususnya wilayah Sukomanunggal, untuk lebih waspada dan jeli ketika melihat anak-anak yang berkeliaran di jalan.

Dirinya juga meminta kepada jajarannya agar rutin menggelar penyisiran di tempat-tempat yang berpotensi dijadikan untuk berkumpulnya pengamen di bawah umur.

Dwi menambahkan, peran serta masyarakat juga diperhitungkan dalam membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk melaporkan, jika mengetahui ada pengamen di bawah umur di jalanan.

"Ini tugas kita semua sebagai warga Surabaya, untuk bantuan bisa menghubungi kanal Command Center (CC) 112, atau bisa melalui media sosial Satpol PP Surabaya, sehingga masyarakat bisa memberikan informasi lewat kanal yang kita miliki,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.