Jumat, 19 Jun 2026 14:03 WIB

24 Spanduk Berisi Ujaran Kebencian pada Cawapres Gibran di Bangkalan Ditertibkan

Spanduk berisi provokasi terhadap salah satu cawapres bertebaran di Bangkalan (Dok. Bawaslu Bangkalan for jatimnow.com)
Spanduk berisi provokasi terhadap salah satu cawapres bertebaran di Bangkalan (Dok. Bawaslu Bangkalan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Spanduk mengatasnamakan Warga Madura Pecinta Mahfud MD bertebaran di sejumlah titik di Bangkalan. Spanduk ini terindikasi menganjung ujaran kebencian yang menyinggung Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bangkalan bersama Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) pun turun tangan untuk melakukan penertiban.

Baca Juga: Mahfud MD Ingatkan Bahaya Hukum Kedodoran

Ketua Bawaslu Bangkalan, Ahmad Mustain Saleh mengatakan, di beberapa titik terpasang spanduk yang terindikasi mengandung provokasi SARA.

Usai berdiskusi bersama tim pengawas, pihaknya lantas mengambil keputusan untuk menertibkan spanduk-spanduk yang sama yang tersebar.

"Kebetulan kami juga punya pokja pengawasan isu negatif. Setelah mengetahui laporan adanya spanduk itu, kita rapatkan dan disepakati untuk ditertibkan karena berisi ujaran yang provokatif," ujarnya, Sabtu (27/1/2024).

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Ia juga mengatakan, dari hasil pemantauan, terdapat 24 spanduk dengan isu negatif tersebar di berbagai titik, di antaranya di Kecamatan Labang, Tragah, Burneh hingga Blega.

"Dari akses Suramadu mulai Labang hingga Burneh itu ada 20 spanduk kami tertibkan. Selain itu, ada 4 spanduk di Blega yang sudah ditertibkan. Kami akan terus lakukan pencegahan agar tidak berimbas pada lainnya," jelasnya.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

Diketahui, banyak spanduk berisi ujaran kebencian, seperti Warga Madura Cinta Mahfud MD: Tekkak Anak'en Presiden Mon Korang Ajar Paggun Ebeles (Meski anak Presiden kalau kurang ajar tetap dibalas).

Spanduk lain bertuliskan Gibran Tengate Cong, Menghina Mahfud Berarti Menghina Kita Semua (Gibran Hati-hati, Menghina Mahfud Berarti Menghina Kita Semua.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.