Sabtu, 20 Jun 2026 10:47 WIB

Pegiat Seni Jalanan Gelar Yardfest Graffiti Festival 2018 di Surabaya

  • Penulis :
  • | Rabu, 05 Sep 2018 21:50 WIB
Seniman asal Vietnam Daos dan Fivust asal Bogor melakukan live performance
Seniman asal Vietnam Daos dan Fivust asal Bogor melakukan live performance

jatimnow.com - Para pegiat seni street art di Surabaya yang tergabung dalam Komunitas Panggon 140, menggelar festival seni jalanan yang bertajuk Yardfest Graffiti Festival 2018 selama 3 hari, mulai Kamis (6/9/2018) esok.

Festival kali ini merupakan festival seni jalanan yang kedua kali, setelah sukses di tahun 2017 lalu.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Laporkan Dugaan Hilangnya Aset Budaya ke Polisi

Panggon 140 ini mengkolaborasikan seniman Indonesia dan mancanegara yang berasal dari Jepang, Kanada, Vietnam dan juga Singapura, sebagai wujud mempererat hubungan sesama pegiat seni.

"Puncak acaranya nanti akan berlangsung di Frontage Ahmad Yani yang diselenggarakan pada 8 September 2018," ujar Erwin konseptor Yardfest Graffiri Festival 2018 saat jumpa pers di Hotel Yello, Rabu (5/9/2018).

Dengan konsep yang lebih matang, beberapa rangkaian acara dihadirkan. Salah satunya adalah graffiti Map, dimana para seniman Indonesia dan mancanegara akan menggambar pada tembok-tembok yang tersebar dibeberapa titik di Kota Surabaya. Ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang seni yang kerap kali mendapat respon negatif.

"Pada dasarnya kami menggambar di sini bukan menggambar yang berbau SARA, mengkritik dengan gamblang. Tapi menggambarkan hal yang menyenangkan bukan asal-asalan," terang Erwin.

Para seniman akan menggambar secara serentak dibeberapa titik seperti di sekitar Taman Apsari, Jalan Mleto, Jalan Dharmawangsa, dan sekitaran Jalan Srikana.

"Konsepnya ini menyebar, jadi semua artis sekitar 21 seniman ditaruh di 14 titik istilahnya, knowledge ke publiknya lebih besar. Nanti di satu titik ada yang berdua dan bertiga tapi kebanyakan satu orang satu titik," jelasnya.

Baca Juga: Polemik DKS Memanas, Seniman Surabaya Turun ke Jalan

Selain tujuan di atas, Erwin dan para teman-temannya ini memiliki keinginan untuk memberitahukan kepada pemerintah jika di Surabaya sebanarnya memiliki budaya seni modern yakni seni jalanan.

"Kita pengen pemerintah itu lihat kalau di Surabaya kita punya budaya di luar batik-batikan. Kita punya seni modern yang menarik di sini. Dimana ke tembok jalanan mereka bisa masuk ke galeri, dimana galeri adalah sebuah bentuk untuk mereka memamerkan karyanya," kata Erwin alias Pino.

Usai jumpa pers Seniman asal Vietnam Daos dan Fivust seniman asal Bogor melakukan live performance di atas media kanvas dengan karakter dan gaya masing-masing.

Baca Juga: Seniman Surabaya Besok Gelar Aksi Besar, Protes Pengusiran DKS dari Balai Pemuda

Mereka memperlihatkan sekaligus mengedukasi tentang graffiti, mengaplikasikan secara langsung teknik-teknik yang sudah dikuasai demi menghasilkan karya yang berkelas.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.