Jumat, 19 Jun 2026 11:05 WIB

Soal Pemecatan Kiai Marzuki, PBNU: Orang Lain Jangan Ikut Komentar

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Kamis, 28 Des 2023 23:36 WIB
Gus Ipul saat di Jatim Expo, Surabaya. (Foto: Haryo Agus/jatimnow.com)
Gus Ipul saat di Jatim Expo, Surabaya. (Foto: Haryo Agus/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sekjen PBNU Syaifullah Yusuf merespon komentar Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang ikut bicara soal pemberhentian Kiai Marzuki Mustamar dari jabatan Ketua PWNU Jatim.

"Ini masalah internal, jadi orang lain jangan ikut mengomentari kalau memang tidak ada urusannya," kata Gus Ipul di sela acara Jawa Timur Bersholawat di Jatim Expo, Surabaya, Kamis (28/12/2023) malam.

Baca Juga: Dukung Transformasi Pesantren, Gus Yahya Apresiasi Inisiatif KH Imam Jazuli

Menurut Gus Ipul, Cak Imin adalah orang luar kepengurusan NU. Bahkan Gus Ipul menyebut sikap copot-mencopot seperti ini juga seringkali dilakukan oleh PKB.

"PKB juga biasa copot mencopot. Jadi sama-sama prihatin saja gak papa," tegas Wali Kota Pasuruan itu.

Gus Ipul menambahkan, pemberhentian Kiai Marzuki adalah murni permasalahan internal. Pemberhentian ini dilakukan agar kepengurus wilayah di Jatim bisa dibenahi lebih cepat.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

"Ya nanti akan kita sampaikan pada saatnya. Jadi banyak beberapa yang diantaranya ada masalah-masalah yang tidak terkendali," beber Gus Ipul.

Sebelumnya, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) turut mengomentari tindakan PBNU yang mencopot jabatan ketua dari Kiai Marzuki. Cak Imin menyebut, tindakan PBNU patut disayangkan.

"Kami prihatin dengan pencopotan KH Marzuki Mustamar dari jabatannya sebagai ketua PWNU Jawa Timur," kata Cak Imin saat bersilaturahmi di Ponpes Wali Songo Situbondo.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

Cawapres nomor urut satu itu bahkan mencibir bahwa tindakan pengurus PBNU ini adalah bagian dari mencetak sejarah baru.

"Urusan pecat memecat merupakan sejarah di NU, karena baru pertama kali terjadi NU," tandasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.