Selasa, 16 Jun 2026 10:15 WIB

ASN di Ponorogo Bakal jadi Orangtua Asuh melalui Program BP Jamsostek

Sekda Ponorogo Agus Pramono (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Sekda Ponorogo Agus Pramono (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

 

jatimnow.com - Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bakal menjadi orang tua asuh untuk para pekerja informal dengan cara membayarkan BP Jamsostek.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono mengatakan tahun 2023 Pemkab Ponorogo sudah menanggung BP Jamsostek sebanyak 5.014 pekerja informal, melalui dana APBD.

“Kemudian muncul ide dimana ASN di lingkungan Pemkab Ponorogo menjadi orang tua asuh terkait BP Jamsostek. Contohnya saya sendiri, bisa mengasuh 2-3 orang,” ujar Agus, Rabu (20/12/2023).

Dirinya bisa membayarkan premi BP Jamsostek pada program jaminan kematian dan kecelakaan kerja untuk anak asuhnya.

“Secara kalkulasi, 1 tahun pembayaran premi sebesar Rp201 ribu. Artinya, per bulan premi sebesar Rp 16.800. Mungkin tidak akan berat,” terangnya

Dengan perhitungan, misalnya saja, staf bagian pemerintah ada 11 orang. Masing-masing menjamin pembayaran premi 1 orang.

 

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Karimunjawa Perluas Perlindungan Pekerja BPU

“Ambil contoh. orang yang ditanggung saat ini adalah petani tembakau sebanyak 5.014 petani dengan dana APBD sebesar Rp 2,6 miliar itu. Namun dengan sistem ASN orangtua asuh dana bisa kembali Rp6 miliar. Tentu secara tidak langsung, program ini yang menguntungkan dan meringankan,” bebernya.

Menurutnya, wacana itu akan dilaporkan kepada Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. Ke depan jika disetujui mungkin ada surat edaran.

"Apa berawal dari eselon 2 atau langsung, bisa dilihat nanti," ucap Agus.

Kepala BP Jamsostek Ponorogo, Wawan Burhanudin menjelaskan, bahwa Pemkab Ponorogo memang telah membayar premi untuk 5.014 orang. Ribuan orang tersebut adalah petani tembakau.

Baca Juga: Jerit Istri Sah Oknum ASN BPKAD Jatim, Terbukti Berzina Tapi Belum Ditahan

“Tahun depan, semoga bisa tetap dipertahankan. Rencananya, akan memperluas sektor informal lainnya yang sarat resiko,” jelas Wawan.

ASN melindungi keluarga sekitar atau asisten rumah tangga untuk membayar iuran. Wacana konsep ini ditegaskan Wawan.

"Kami mengajak ASN menjadi berkat bagi orang-orang di sekitarnya,” pungkas Wawan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.