Rabu, 22 Jul 2026 11:58 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Karimunjawa Perluas Perlindungan Pekerja BPU

Penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) senilai Rp42 juta kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kelurahan Pacarkeling, Surabaya. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) senilai Rp42 juta kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kelurahan Pacarkeling, Surabaya. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Surabaya Karimunjawa memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja informal di Kota Surabaya.

Lewat sosialisasi yang digelar di Balai RW 10 Kelurahan Pacarkeling pada 19–20 Mei 2026, sebanyak 150 pekerja sektor informal mendapat edukasi mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Usung Strategi 3C untuk Perluas Jaminan Pekerja

Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Pacarkeling, Eny Kurniawati. Para peserta berasal dari berbagai profesi sektor informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) yang rentan terhadap risiko kecelakaan kerja hingga kehilangan penghasilan akibat musibah.

Dalam forum tersebut, masyarakat diajak memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bentuk antisipasi risiko kerja maupun risiko sosial ekonomi.

Eny Kurniawati meminta warga pekerja informal di wilayahnya segera mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan agar memiliki perlindungan saat bekerja.

“Kami berharap pekerja informal di Kelurahan Pacarkeling memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, masyarakat bisa bekerja lebih aman dan tenang,” kata Eny.

Baca Juga: Indonesia Pimpin Sidang Pleno BRICS Trade Union Forum 2026 di India

Pada kesempatan yang sama, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) masing-masing senilai Rp42 juta kepada ahli waris almarhumah Sri Ning Setiyowati dan almarhumah Eny Nurhayati.

Keduanya merupakan Kader Surabaya Hebat yang tercatat sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak Desember 2023.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa, Ryan Gustaviana, mengatakan penyerahan santunan tersebut menjadi bukti nyata manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja dan keluarganya.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan PEKA, Ahli Waris Dibina Jadi Wirausaha

“Manfaat program BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan perlindungan kepada pekerja Indonesia, termasuk pekerja informal. Kami ingin semakin banyak masyarakat sadar pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Ryan.

BPJS Ketenagakerjaan berharap kegiatan sosialisasi tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memiliki perlindungan kerja, sehingga pekerja informal dapat menjalankan aktivitas dengan lebih aman tanpa dihantui risiko ekonomi akibat musibah kerja maupun kematian.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.