Jumat, 19 Jun 2026 08:54 WIB

Anggap Penetapan Tersangka Gagal, Tim LHA PSHT Tulungagung Ajukan Gugatan Pra Peradilan

Tim LHA PSHT Tulungagung saat mendaftarkan gugatan pra peradilan di PN Tulungagug. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Tim LHA PSHT Tulungagung saat mendaftarkan gugatan pra peradilan di PN Tulungagug. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim Lembaga Hukum dan Advokasi (LHA) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Tulungagung mengajukan gugatan pra peradilan, terkait penetapan tersangka berinisial DAR (26) warga Desa/ Kecamatan Ngunut.

DAR yang merupakan pelatih pencak silat ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Tulungagung, dalam kasus tewasnya RB (16) usai mengikuti latihan pencak silat. Polisi telah melakukan rekontruksi dalam kasus ini.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Tim LHA PSHT Cabang Tulungagung, Nur Indah mengatakan, pihaknya merasa ada yang janggal dalam penetapan tersangka kasus ini. Pasalnya, korban sempat mengikuti latihan pencak silat dengan tersangka pada Sabtu (18/11/2023).

Sedangkan korban sendiri diketahui meninggal dunia pada Rabu (22/11/2023). Namun pihaknya merasa ada kejanggalan dengan jeda waktu latihan terakhir dan meninggalnya korban.

"Kami mengajukan permohonan pra peradilan ke PN Tulungagung atas penetapan tersangka yang dilakukan oleh Polres Tulungagung terhadap pelatih silat berinisial DAR," ujarnya, Senin (18/12/2023).

Dikarenakan ada jeda waktu yang panjang, jelas Indah, pihaknya merasa bisa saja korban tewas bukan karena setelah mengikuti latihan silat, melainkan karena suatu hal lain.

Kejanggalan lainnya juga terlihat saat pihaknya mengikuti reka adegan atau rekonstruksi yang dilakukan pada Kamis (14/12/2023) kemarin.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Dalam rekontruksi ini, pihaknya sama sekali tidak menemukan adanya kekerasan yang patut dicurigai bisa menyebabkan tewasnya seseorang. Padahal dalam hasil otopsi menyatakan korban mengalami pendarahan otak akibat kepala yang terbentur tanah usai korban menerima tendangan dari tersangka.

Hal itu juga dikuatkan oleh petunjuk dari CCTV yang ada di area sekitar tempat latihan yang tidak menunjukkan adanya benturan tersebut.

"Selama rekonstruksi kemarin, tidak ada adegan yang diperagakan saat kepala korban membentur tanah, padahal hasil otopsi menyatakan jika korban mengalami pendarahan otak," jelasnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sementara itu, Kapolres Tulungagung AKBP Teuku Rasya Khadafi tidak mempermasalahkan adanya gugatan pra peradilan ini. Mereka yakin bahwa penetapan tersangka telah melalui prosedur yang tepat. Polisi akan menghadapi gugatan ini dengan bukti yang mereka miliki.

"Gugatan pra peradilan adalah hak semua masyarakat tidak ada masalah dengan gugatan ini, kita akan menghadapinya," pungkasnya.

Sebelumnya, Korban RB(15) sempat mengeluhkan rasa nyeri usai pulang dari latihan silat pada Sabtu (18/11/2023) lalu. Korban lalu dibawa ke rumah sakit untuk mendapakan perawatan. Kondisinya sempat membaik namun korban mengalami kejang dan meninggal dunia. Keluarga yang merasa janggal atas kematian korban lantas melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.