Jumat, 19 Jun 2026 11:33 WIB

Resahkan Warga, Gerombolan Remaja Hadang Kendaraan di Akses Suramadu Bangkalan

Para remaja yang menumpang kendaraan bak terbuka di akses Suramadu. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Para remaja yang menumpang kendaraan bak terbuka di akses Suramadu. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Segerombolan remaja melakukan aksi nekat dengan memberhentikan kendaraan di jalan akses Suramadu. Hal ini meresahkan pengendara yang melintas karena harus mengerem mendadak.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Bangkalan, M Nakip mengatakan, aksi para remaja itu telah sering dihalau. Namun, setelah dilakukan razia, gerombolan remaja itu kembali datang beberapa hari kemudian.

Baca Juga: BKPSDM Tulungagung Periksa Anggota Satpol PP yang Berjaga di Kantor Disbudpar

"Sudah sering kami halau tapi ya mereka beberapa hari kemudian masih datang lagi," ujarnya, Senin (11/12).

Ia mengatakan, para remaja itu datang dari Surabaya untuk berenang di Sungai Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan. Namun, mereka yang datang tak membawa kendaraan itu memilih menumpang kendaraan bak terbuka untuk kembali ke Surabaya.

"Kami sudah pernah lakukan razia, rata-rata dari Kenjeran dan Tambak Wedi. Mereka kesini untuk renang di sungai Tunjung. Setelah itu, pulang ke Surabaya dengan menumpang truk atau kendaraan bak terbuka lainnya," imbuhnya.

Ia juga mengaku, aksi tersebut juga banyak diprotes warga. Namun, gerombolan remaja tetap melakukan aksi nekat dengan menghadang kendaraan yang melintas.

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

"Sesuai arahan Pak Kasatpol PP, kami akan melakukan razia lagi dan akan membawa ke kantor untuk dibina," imbuhnya.

Sementara itu, Agung, salah satu pengendara mengaku cukup resah dengan ulah para remaja itu. Sebab aksi mereka mengganggu dan membahayakan pengendara yang melintas.

"Itu sangat membahayakan apalagi kalau mereka tiba-tiba menghadang dan kita harus rem mendadak. Di situ kan akses jalur cepat gak bisa sembarangan berhenti," keluhnya.

Baca Juga: Balai Pemuda, Surat Pengosongan, dan Teori Pintu Terbuka

Ia juga berharap, petugas terkait aktif melakukan razia agar para remaja tersebut tak lagi kembali ke Bangkalan. Biasanya, mereka akan muncul saat siang atau sore dan menumpang kendaraan yang melintas menuju arah Surabaya.

"Semoga segera ditindak supaya pengendara juga nyaman berada di jalan," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.