Jumat, 19 Jun 2026 19:49 WIB

Ali Mashar, Tunanetra asal Tulungagung Bekerja jadi Digital Marketing

Ali Mashar warga Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Ali Mashar warga Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Keterbatasan fisik tak menghalangi Ali Mashar, warga Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung untuk belajar teknologi. Penyandang Tunanetra ini justru memilih bekerja sebagai digital marketing.

Dengan menggunakan handphonenya, Ali menawarkan dagangannya berupa mobil hingga rumah melalui marketplace. Hingga saat ini Ali telah melayani puluhan klien yang mengandalkan kemampuannya dalam dunia digital marketing.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Ali mulai mengalami kebutaan pada tahun 2016 lalu akibat kecelakaan. Sebelumnya pria yang pernah bekerja di bengkel ini normal. Namun kecelakaan sepeda motor membuat penglihatannya terganggu dan kemampuannya menurun. Sempat terpuruk selama beberapa waktu, Ali mulai bangkit dan semangat lagi.

"Sempat terpuruk mas, kalau ada teman yang main kesini saya semakin sedih karena tidak bisa melihat lagi, namun perlahan mulai bangkit dan semangat lagi," ujarnya, Senin (11/12/2023).

Adanya aplikasi Talk Back di handphone membuat Ali mulai beradaptasi dengan teknologi. Ali mulai menawarkan ragam barang melalui marketplace di media sosial. Salah satu barang yang kerap dijual adalah mobil.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Meskipun tidak dapat melihat kondisinya, namun Ali masih bisa mengenali kondisi mesin melalui suaranya. Untuk kondisi mobil, Ali mempercayakan kepada kliennya.

"Jadi saya dikirimi foto dan keterangan kondisi mobil oleh klien itu yang saya unggah, kami saling percaya, kalau ada yang mau beli bisa datang dan melihat langsung kondisinya," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Tak hanya mobil, Ali kini mulai merambah ke dunia properti. Melalui akun media sosialnya, Ali menawarkan tanah dan rumah. Bagi Ali menjadi tunanetra bukanlah sebuah halangan untuk belajar teknologi. Terlebih saat ini banyak aplikasi yang bisa digunakan guna mempermudah penggunanya.

"Teman-teman tunanetra juga bisa belajar teknologi, penggunaan handphone tidak hanya untuk komunikasi saja tapi bisa juga untuk bekerja," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.