Jumat, 19 Jun 2026 11:14 WIB

Waspadai Cuaca Buruk, Pj Wali Kota Batu Beri Tugas Khusus OPD hingga Kepala Desa

  • Penulis : Gerhana
  • | Selasa, 05 Des 2023 12:12 WIB
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai. (Foto: Prokopim Pemkot Batu)
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai. (Foto: Prokopim Pemkot Batu)

jatimnow.com - Memasuki musim hujan, wilayah Kota Batu rawan dilanda bencana tanah longsor dan banjir. Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai memberikan beberapa tugas kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga kepala desa untuk meningkatkan kewaspadaan bencana.

Salah satunya, Pemkot Batu akan melakukan upaya meminimalisasi potensi terjadinya banjir.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Dengan memahami potensi banjir akibat hujan yang tinggi, kami berkomitmen untuk melakukan pemeliharaan rutin pada saluran air kota sepanjang musim hujan. Ini termasuk membersihkan saluran air, selokan, dan drainase untuk memastikan aliran air yang lancar dan mengurangi risiko banjir," kata Aries, Selasa (5/12/2023).

Aries mengatakan, pentingnya melibatkan partisipasi masyarakat dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan implementasi yang efektif dari langkah-langkah antisipasi musim hujan.

"Melalui kampanye informasi dan edukasi, akan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang resiko banjir sekaligus langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil, utamanya melalui pemberitahuan melalui desa/ kelurahan dan media sosial, akan memberi pemahaman warga sejak dini untuk mengambil tindakan pencegahan," katanya.

Pj Wali Kota Batu juga telah menerbitkan Surat Edaran (SE) bernomor: 360/3445/422.206/2023, Tanggal 25 November, tentang Kesiapsiagaan Mengantisipasi Musim Hujan 2023-2024 di wWlayah Kota Batu.

Dalam SE tersebut, Pj Wali Kota Batu membagi tugas untuk kepala satuan OPD, camat, kepala desa/lurah se-Kota Batu untuk melakukan langkah-langkah yang telah ditentukan.

Diantaranya, seperti mengikuti akses informasi terkini terkait kondisi cuaca. Disarankan untuk mengakses sosial media dan website juanda.jatim.bmkg.go.id atau @infobmkgjuanda.

Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup

Selain itu, tugas lain yakni bersama dengan masyarakat melakukan pembersihan dan monitoring saluran air agar tidak terjadi penyumbatan air yang mengakibatkan banjir.

Kemudian, melakukan pengecekan kondisi lereng/tebing khususnya yang berada di tengah permukaan, melakukan siskamling pada saat dan sesudah terjadinya hujan lebat pada lereng/ tebing, dan saluran air/ sungai yang diperkirakan berpotensi longsor atau banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu juga telah diinstruksikan untuk menyiapkan pos komando siaga darurat dengan melibatkan perangkat daerah, kecamatan, TNI, Polri dan relawan.

Dalam SE tersebut juga menugaskan Camat dan Kepala Desa/ Lurah untuk melaksanakan kegiatan bersama warga membersihkan saluran air dan menjaga kebersihan di lingkungan sekitar.

Baca Juga: Material Batu Longsor, Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Kembali Ditutup

Penugasan terhadap perangkat daerah juga dilakukan dengan menugaskan Dinas PUPR untuk memantu kondisi drainase/ sungai dan mengambil langkah antisipatif terjadinya genangan banjir.

Tak hanya itu, pembagian tugas juga diberikan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan kebersihan lingkungan secara terpadu dengan melibatkan camat dan kepala desa/ lurah serta kelompok masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya dalam meningkatkan upaya penanganan dan pengangkutan sampah untuk menghindari terjadinya penumpukan.

Di samping itu, BPBD Kota Batu diminta untuk melakukan monitoring daerah rawan bencana dan mengambil langkah kesiapsiagaan menghadapi terjadinya bencana banjir/ longsor. Kemudian, mengkoordinasikan pembentukan Tim Terpadu Penanggulangan Bencana. Termasuk, memaksimalkan jaringan komunikasi dan membentuk Pos Komando Siaga Darurat.

Terakhir, kepala perangkat daerah, pimpinan instansi/lembaga, pimpinan badan usaha lainnya untuk berperan aktif mendukung surat edaran ini wilayah masing-masing dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi musim hujan tahun 2023-2024.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.