Jumat, 19 Jun 2026 21:10 WIB

Bantu 12 Poktan di Kota Batu, Cak Udin Minta Pemerintah Serius Prioritaskan Petani

  • Penulis : Gerhana
  • | Minggu, 19 Nov 2023 09:30 WIB
Cak Udin memberikan bantuan alat dan mesin pertanian dalam bentuk pompa air dan cultivator kepada 12 kelompok tani (poktan) di Kota Batu.
Cak Udin memberikan bantuan alat dan mesin pertanian dalam bentuk pompa air dan cultivator kepada 12 kelompok tani (poktan) di Kota Batu.

 

jatimnow.com - Anggota DPR RI, Hassanudin Wahid atau akrab disapa Cak Udin memberikan bantuan alat dan mesin pertanian dalam bentuk pompa air dan cultivator kepada 12 kelompok tani (poktan) di Kota Batu, Jawa Timur pada Sabtu (18/11/2023). Bantuan yang diberikan berawal dari aspirasi kebutuhan para petani.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Cak Udin mengatakan, bantuan ini tidak hanya diberikan sampai disini saja. Atau, pihaknya berupaya memberikan setiap tahun dan diperuntukan bagi kelompok tani lainnya yang belum menerima.

"Ini, Alhamdulillah tahun ini bisa 12, nanti setiap tahun kita upayakan membantu kelompok-kelompok tani Kota Batu lainnya," kata Cak Udin pada Sabtu (18/11/2023).

Dia juga mengingatkan, bahwa pertanian harus tetap menjadi prioritas pembangunan di Kota Batu. Meskipun, sektor pariwisata menjadi potensi unggulan saat ini.

"Padahal, pada awal-awal, Batu itu adalah pertanian yang dikenal, oleh karena itu kita harus menyeimbangkan antara ranah sektor pertanian ini dengan sektor wisata," kata pria yang juga Sekjen PKB itu.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Cak Udin berharap, adanya kolaborasi antara sektor pariwisata dengan pertanian yang apik. Sehingga, bisa menjadikan petani Kota Batu menjadi tuan rumah di tanah sendiri.

"Bukan menyeimbangkan, mensinergikan, tapi mengkolaborasikan juga, sebagaimana kemudian antara pariwisata dengan pertanian menjadi satu kesatuan kolaboratif yang mampu," katanya.

"Menjadikan petani Batu betul-betul menjadi tuan rumah di negeri sendiri, bukan malah tersisihkan karena ada sektor baru pembangunan yang menjanjikan yang namanya, pariwisata," tambahnya.

Baca Juga: Adela Kanasya Adies Tebar Kurban untuk Warga Surabaya dan Sidoarjo

Cak Udin juga meminta pemerintah tetap berkomitmen serius memperjuangkan kepentingan kehidupan para petani yang menjadi prioritas. Dia optimis bila hal itu dilakukan maka petani di Indonesia dapat meningkat kesejahteraannya.

"Seperti bagaimana pupuk bisa tersedia dan murah, kemudian bagaimana teknologi pertanian semakin ditingkatkan, terus bagaimana mereka dibantu konsep pemasaran produk-produknya, bibitnya, dan sebagainya," katanya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.