Jumat, 12 Jun 2026 15:48 WIB

Ampyang Pak Ahmad, Jajanan yang Harus Dicicipi saat Berlibur di Pandaan

Ampyang Pak Ahmad yang bertahan dengan resep keluarga. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Ampyang Pak Ahmad yang bertahan dengan resep keluarga. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Salah satu wilayah favorit menghabiskan akhir pekan adalah Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Selain destinasi wisata yang berama, di Pandaan juga ada kuliner yang bisa dicicipi saat berkunjung ke sana.

Nama kudapan itu adalah Ampyang Pak Ahmad. Berlokasi di deretan Candra Wilwatikta, arah Tretes Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Ampyang Pak Ahmad sudah ada sejak tahun 2008.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Ampyang adalah makanan khas tradisional Jawa yang terbuat dari gula dan kacang.

"Sejak 2008, sekarang udah 15 tahun. Awalnya dari orang tua, terus sekarang saya yang meneruskan baru 5 tahun dibantu kakak," ungkap Syaiful Amin (27), Minggu (5/11/2023).

Kata Amin, Ampyang Pak Ahmad ini berasal dari resep turun-temurun keluarganya.

"Ampyang ini dari resep turunan keluarga. Ciri khasnya waktu buat, pakai gula jawa berkualitas yang pekat tanpa campuran gula pasir. Selain itu juga pakai kacang kualitas A1," terang pria warga Rembang Bangil Pasuruan ini.

Ia kemudian memberikan sedikit bocoran cara pembuatan ampyang.

"Ampyang pakai perbandingan 1:1, gula jawa 5 kilogram kacang 5 kilogram. Gula jawa dicairkan dulu, kalau sudah matang, kacang dimasukkan baru dicetak," jelasnya.

Selain ampyang, Amin juga menjual varian lain yaitu carang mas dan kembang gula.

Baca Juga: Rujak Uleg King Salmon, Inovasi Mewah Excotel di Festival Rujak Uleg 2026

Amin menambahkan, untuk pembuatan kembang gula juga mempunyai teknik memasak yang sama, hanya perbandingan yang berbeda.

"Kalau kembang gula daru kelapa yang dikerok dan campuran gula yang sudah dicairkan. Perbandingannya 1:2 , 1 kilogram gula jawa dan 2 kilogram kelapa, caranya sama seperti ampyang, kelapanya dikerok dulu sebelum dimasukkan ke gula yang sudah dididihkan," tuturnya.

Saat weekend adalah saat menggembirakan bagi Amin. Penjualan meningkat menjadi berlipat ganda.

"Kalau weekend, terutama hari Minggu, sangat berpengaruh terhadap penjualan. Ada peningkatan tiga kali lipat dibanding hari biasanya. Yang setiap harinya habiskan bahan 5 kilogram, weekend bisa sampai produksi dari bahan 20 kilograman. Ini karena pengaruh banyaknya pendatang untuk berlibur ke arah Tretes," tutur Amin.

Baca Juga: Kota Lama Surabaya Punya Destinasi Baru, 10 Regentstraat

Dengan merogoh kocek Rp10 ribu, pembeli dapat memilih varian jenis jualan Amin sesuai selera. Antara tiga biji ampyang, kembang gula atau carang mas dalam kemasan per pack..

"Sering dipesan untuk oleh-oleh. Kemarin ada yang pesan sampai 500 biji untuk dibawa ke luar kota buat oleh-oleh," tegasnya.

Amin berharap dapat segera untuk membuka cabang di wilayah lain. Selain itu, juga harapan ekspor ke luar negeri untuk produk kebanggaan keluarganya ini.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.