Sabtu, 20 Jun 2026 02:12 WIB

Suami Korban Pembunuhan Menantu di Pasuruan Kenang Mendiang Istri Sabar dan Soleha

Lokasi kejadian rumah korban pembunuhan. (Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Lokasi kejadian rumah korban pembunuhan. (Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Duka mendalam tengah dialami Sueb (31), suami korban pembunuhan menantu yang tengah hamil 7 bulan, Fitria Almuniroh Hafidloh Dinayah (23).

Sueb menyampaikan secara langsung kepada jatimnow.com, rasa duka yang mendalam akibat ulah sadis ayah kandungnya sendiri.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Saya nikah awal 2023, Alhamdulillah, istri langsung hamil. Gak sangka, gimana ya, di satu sisi itu ayah kandung, di sisi lain korbannya adalah istri saya sendiri," ungkapnya dengan nada lirih di rumah duka milik kerabatnya, Kamis (2/11/2023).

Sueb melanjutkan, saat kejadian bertepatan dengan hari pertama ia masuk kerja, setelah tiga tahun tidak memiliki pekerjaan tetap.

"Kemarin itu, hari pertama saya masuk kerja. Istri senang karena yang dapat info saya diterima kerja duluan itu dia. Tapi saya kaget waktu pulang, keadaan istri sudah seperti itu dengan pelaku adalah ayah kandung saya sendiri," ujarnya.

Sueb mengenang mendiang istri sebagai sosok yang sabar dan soleha.

"Semenjak hamil, istri saya cuti kuliah online Universitas Terbuka jurusan bisnis akutansi. Dia itu sabarnya orang. Nerima saya apa adanya. Di saat saya belum dapat kerja, dia tetap terima saya, tetap ikut dengan saya sampai rela tinggalkan daerah asalnya untuk hidup bersama disini," tuturnya Sueb.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Sementara itu, salah satu kerabat Sueb menuturkan, mendiang Istri Sueb adalah adalah sosok yang gemar berbagi.

"Diana itu (panggilan istri Sueb) suka berbagi, masak apapun dan dapat apapun seperti telur misalnya, saya selalu dibagi di keadaannya yang sederhana sekalipun" jelasnya.

Tidak hanya itu, ia melanjutkan, istri Sueb gemar pula mengajari puterinya segala pelajaran.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

"Orangnya gak neko-neko, sopan, pintar dari keluarga berpendidikan semua. Suka ngajari anak saya pelajaran," tutupnya.

Keluarga tidak menduga, Khoiri sebagai ayah kandung Sueb yang juga mertua dari korban tega melakukan hal sadis di rumahnya sendiri.

Sebelumnya, telah diungkap Polresta Pasuruan, motif Khoiri membunuh menantunya sendiri akibat hasrat birahi yang tidak tersalurkan dengan mencoba melakukan pelecehan terhadap menantunya. Namun karena korban berteriak dan melawan pelaku membunuh korban dengan menggunakan pisau dapur pada Selasa (31/10/2023).

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.