Jumat, 19 Jun 2026 11:40 WIB

Budidaya Wijen, Cara Kreatif Kades Gempolklutuk Sidoarjo Manfaatkan Tanah Kas Desa

Biji wijen. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Biji wijen. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Banyak cara kreatif dilakukan dengan memanfaatkan tanah kas desa (TKD). Sugiono, Kepala Desa Gempolklutuk, Kecamatan Tarik, Sidoarjo menyulap TKD seluas 2 hektare menjadi lahan budidaya tanaman wijen siap panen.

"Sebelumnya lahan tersebut merupakan lahan TKD yang tak digunakan selama puluhan tahun. Dari situ, saya memanfaatkan program tanam wijen dari Dinas Pertanian Provinsi Jatim dan Kabupaten Sidoarjo," ungkap Sugiono, Rabu (25/10/2023).

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Sugiono melanjutkan cukup puas dengan hasil yang didapat, karena ada beberapa petani pula nantinya merasakan manfaat dari hasil panen.

"Setelah panen, wijen akan kita keringkan terlebih dahulu lalu kita transaksikan," jelasnya.

Menurut Sugiono, alasan memilih budidaya wijen karena biaya perawatan dan pemeliharaan lebih murah dibandingkan tanaman lainnya. Dirinya juga melibatkan warga setempat untuk mengelola kebun wijen.

"Kita libatkan warga untuk mengelola. Nantinya ada beberapa agen yang akan membeli wijen dari kita. Semua lahan di desa ini sudah kita tanami baik kacang hijau maupun padi. Ini yang terakhir eksperimen kita tanami wijen," tambahnya.

Sementara itu, Sub Koordinator Tanaman Pangan Hortikultura Dinas Pertanian Jawa Timur, Basuki Sugiarto menyampaikan, berharap Sidoarjo dapat segera menyusul menjadi bagian wilayah sentra produksi wijen terbesar di Jawa Timur seperti Nganjuk dan Lamongan.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Dari segi ekonomi, budidaya wijen sangat menjanjikan dibanding tanaman lain. Perawatan yang mudah dengan biaya usaha tani masih tergolong sangat murah. Dapat menjadikan Sidoarjo sebagai salah satu sentra produksi wijen terbesar di Jatim setelah Nganjuk dan Lamongan," terangnya.

Lahan kebun wijen di TKD Gempolklutuk, Kecamatan Tarik, Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)Lahan kebun wijen di TKD Gempolklutuk, Kecamatan Tarik, Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

Ia menambahkan, Sidoarjo di tahun 2021 mendapatkan program tanam wijen dan ini adalah wujud apresiasi tindak lanjut program tersebut.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Wijen adalah sejenis semak semusim yang termasuk dalam famili Pedaliaceae. Tanaman ini dibudidayakan sebagai sumber minyak nabati. Dikenal sebagai minyak wijen yang diperoleh dari ekstraksi bijinya. Afrika tropik diduga merupakan daerah asalnya, yang lalu tersebar ke timur hingga ke India dan Tiongkok.

Selain dapat dibuat untuk minyak, wijen juga digunakan sebagai bahan tambahan untuk makanan baik masakan ataupun berbagai jenis kue.

Tidak hanya itu saja, beberapa manfaat wijen, selain menyehatkan tulang, membantu mengontrol gula darah, mencegah kerusakan sel, meningkatkan daya tahan tubuh, membantu melancarkan sistem pencernaan. Kandungan zinc di dalam wijen juga dapat mencegah proses penuaan dini pada kulit.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.