Jumat, 19 Jun 2026 12:18 WIB

Pemkab Tulungagung Beri Batas Penertiban Tugu Silat Akhir Oktober 2023

Kepala Bakesbangpol Tulungagung, Bambang Triono. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kepala Bakesbangpol Tulungagung, Bambang Triono. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Tulungagung mengimbau penertiban tugu pencak silat dapat dilakukan hingga akhir Oktober 2023 mendatang. Saat ini sudah terdapat 14 tugu milik perguruan silat yang sudah ditertibkan.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Tulungagung, Bambang Triono mengatakan, penertiban tugu pencak silat di Tulungagung sampai saat ini masih dalam proses. Meskipun masih banyak tugu pencak silat yang belum ditertibkan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Penertiban tugu dalam proses. Data terakhir sudah ada 14 tugu pencak silat di fasilitas umum yang sudah dibongkar atau dialih fungsikan," ujarnya, Rabu (20/9/2023).

Berdasarkan data terdapat 112 tugu pencak silat di Tulungagung. Dimana 45 tugu pencak silat berada di lahan fasilitas umum. Saat ini Forkopimcam masih melakukan pendekatan kepada ketua pencak silat di wilayahnya untuk melakukan penertiban tugu.

Bambang mengungkapkan bahwa sebagai tindak lanjut dari Surat Imbauan dari Gubernur melalui Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur dan Kapolda Jawa Timur, Pemkab Tulungagung juga telah mengeluarkan Surat Imbauan Penertiban Tugu Pencak Silat.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Surat imbauan yang ditanda tangani oleh Sekda Tulungagung, berisi tentang waktu penertiban tugu pencak silat," tuturnya.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa diharapkan penertiban tugu pencak silat bisa dilakukan sebelum akhir Oktober 2023. Apabila tidak sesuai harapan, maka Forkopimda Tulungagung akan merumuskan kembali langkah selanjutnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Sampai akhir Oktober 2023 diharapkan penertiban tugu pencak silat dapat meningkat. Tapi jika tidak ada capaian yang signifikan maka kami akan membahas langkah selanjutnya dengan Forkopimda," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.