Jumat, 19 Jun 2026 18:09 WIB

Hiu Tutul Muncul di Perairan Lamongan Jadi Hiburan Nelayan

Penampakan hiu tutul yang diabadikan melalaui ponsel nelayan setempat. (Foto: Su'ud for jatimnow.com)
Penampakan hiu tutul yang diabadikan melalaui ponsel nelayan setempat. (Foto: Su'ud for jatimnow.com)

jatimnow.com - Hiu tutul sepanjang kurang lebih 8 meter muncul di perairan Kecamatan Paciran, Lamongan. Kemunculan hewan pemakan plankton tersebut pun sontak membuat warga heboh dan menjadi totontan.

Selama kurang lebih 1 jam berenang di tepian perairan Desa Kemantren, Kecamatan Paciran, Lamongan hiu tutul tersebut kemudian kembali ke tengah laut.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Su'udi, nelayan setempat yang melihat hewan bernama latin Rhincodon typus, itu mengaku bahwa hewan raksasa tersebut terlihat pada pukul 09.00 WIB.

"Tadi kami mengetahuinya sekitar pukul 09.00 WIB. Lokasinya sekitar 1 mil dari bibir pantai Desa Kemantren," kata Su'udi, Rabu (23/8/2023).

Menurut Su'udi, kemunculan ikan hiu tutul di lokasi tersebut berlangsung selama kurang lebih 1 jam. Setelah itu, ikan raksasa itu bergerak menjauhi perahu nelayan dan kembali menuju ke tengah laut.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Ikan hiu tutul itu tidak sampai menabrak perahu. Sekitar 1 jam. Ikan kembali ke tengah sekitar pukul 10.00 WIB. Hiu jenis ini tidak berbahaya bagi manusia, karena hanya memakan ikan-ikan kecil," ungkapnya.

Dituturkan oleh Su'udi, munculnya hiu tutul seperti ini bukan pertama kali terjadi di perairan pantura Lamongan. Bahkan, sebelumnya nelayan juga melihat hiu tutul ini berada perairan dangkal hingga sempat terdampar di pantai.

"Mungkin hiu tutul ini mencari makanan. Jika musim seperti ini biasanya sering muncul dan bisa dilihat dari dekat jika laut kondisinya cerah dan air tidak keruh," paparnya.

Baca Juga: Warning BMKG, Gelombang 4 Meter Ancam Perairan Selatan Jatim 2-5 Juni 2026

Sementara itu, Staf Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar Muhammad Dikyah Fadillah menyampaikan bahwa hiu tutul biasanya hidup di perairan terbuka dan sering menampakkan diri bersama kelompoknya.

"Sepertinya memang musimnya pak, sama seperti tahun 2021 lalu, periodenya pun hampir sama. Bisa jadi ikan hiu tutul ini memang mengikuti makanannya," jelasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.