Jumat, 19 Jun 2026 00:48 WIB

Madura Culture Festival Siap Sambut Masyarakat Indonesia

Ahmad Fauzi (dok.jatimnow.com)
Ahmad Fauzi (dok.jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Sumenep Ahmad Fauzi Wongsojudo akan mengundang penari tradisional dari seluruh Jawa Timur untuk berpartisipasi dalam event Madura Culture Festival.

Acara yang akan berlangsung pekan depan ini menampilkan beberapa pertunjukan yang masuk dalam budaya lokal dengan tema 'Jiwa Madura'.

Baca Juga: Besutan Melangkah ke Jakarta, Bawa Misi Menyelamatkan Ludruk

Fauzi mengungkapkan, dalam acara itu, pihak penyelenggara akan mendatangkan penari dari wilayah tapal kuda seperti Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Jember hingga Probolinggo.

"Sebagai bagian dari kalender 2023, kami akan menjamu penari dari seluruh kawasan Tapal Kuda untuk mengisi energi Festival Budaya Madura di Sumenep,” kata Fauzi, Rabu (22/08/2023).

Festival ini akan diselenggarakan di Stadion Ahmad Yani mulai 26 Agustus dan akan menampilkan segudang penari tradisional dari berbagai kabupaten.

Setiap kelompok akan menampilkan tarian tradisional khas daerahnya masing-masing secara berurutan.

Pembukaan akan menampilkan kontingen Banyuwangi, dilanjutkan dengan penampilan band lokal sebelum kabupaten lain naik panggung.

Baca Juga: Mahasiswa FIK Ubaya Sabet Tiga Gelar di Asian Student Fashion Week 2026

"Masing-masing grup diberi waktu 10 menit untuk tampil. Kami juga menampilkan band ternama dari Sumenep, dengan musisi Saltis dan Nuki," kata dia.

Poltisi PDIP itu mengatakan, pihak penyelenggara menggratiskan tiket masuk bagi siswa sekolah menengah untuk datang ke acara tersebut.

Diharapkan, kegiatan itu akan memberi mereka kesempatan untuk mengenal dan mendapatkan wawasan tentang warisan budaya Pulau Madura dan Jawa bagian timur.

Festival ini juga akan melibatkan partisipasi 200 usaha mikro, kecil, dan menengah dari Sumenep, sehingga memberikan keuntungan ekonomi yang terkait dengan acara tahunan ini.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Fauzi menuturkan, pihak penyelenggara akan menampilkan 13 event dalam acara itu, diantaranya adalah seni budaya, konser kemerdekaan, pameran keris, kontes bonsai, pamem batu akik, pameran ukiran serta fashion batik.

Selain itu, ada juga kegiatan pameran batik, pameran UMKM, JJS, senam massal, tong-tong sereg dan konser dangdut.

"Kami berharap diadakannya pertunjukan ini akan mendatangkan wisatawan asing untuk berkunjung ke Sumenep,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.