Jumat, 19 Jun 2026 12:00 WIB

Kang Giri Minta Maaf Kejadian Penjarahan Bawang Merah di Kirab Budaya, Begini Katanya

Bupati Ponorogo Kang Giri Bersama Gubernur Jatim Khofifah Saat mengikuti Kirab Budaya Grebeg Tutup Suro (Pemkab Ponorogo for jatimnow.com)
Bupati Ponorogo Kang Giri Bersama Gubernur Jatim Khofifah Saat mengikuti Kirab Budaya Grebeg Tutup Suro (Pemkab Ponorogo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Video penjarahan bawang merah di acara kirab budaya Grebeg Tutup Suro di Ponorogo yang viral di media sosial, mendapat tanggapan dari Bupati Ponorogo.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, yang akrab disapa Kang Giri, telah mengambil tanggung jawab atas kasus ini dan meminta maaf kepada pemilik bawang merah yang dijarah.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

Kang Giri mengakui bahwa ia mengetahui kejadian tersebut dari media sosial.

“Jangan seperti itu lahi. Perbuatan yang di video merendahkan martabat Ponorogo,” ujarnya, Sabtu (19/8/2023)

Dia menyatakan keprihatinan dan menekankan agar warga Ponorogo tidak terlibat dalam tindakan penjarahan semacam ini.

Kang Giri juga mengajak semua pihak yang merasa dirugikan akibat penjarahan untuk segera menghubungi Pemerintah Kabupaten Ponorogo atau Kapolres Ponorogo.

Baca Juga: Tak Lagi Pakai Tenaga, Pebecak di Ponorogo Tersenyum Dapat Becak Listrik dari Prabowo

Ia menjanjikan tanggung jawab penuh dalam menangani kasus ini dan menghormati hak pemilik bawang merah yang terdampak.

“Silahkan dm (pesan) instagram saya pribadi. Saya tanggung jawab penuh. Saya ganti semuanya,” terang Kang Giri.

Sebelumnya, sebuah video penjarahan bawang merah yang diunggah oleh akun TikTok @arifunna menjadi viral dan memicu reaksi beragam dari netizen. Banyak yang mengutuk tindakan agresif warga yang merampok muatan bawang merah dari sebuah mobil pickup.

Baca Juga: Resmikan Air Frezz, Plt Bupati Ponorogo Tekankan Pentingnya Air Minum Bersertifikat

Respons juga meliputi ungkapan empati terhadap pemilik bawang merah serta harapan agar pelaku mendapatkan hidayah dan pemiliknya tetap diberikan kelimpahan rezeki.

Pihak berwenang berkomitmen untuk mengatasi situasi ini dengan bijak dan adil. Video penjarahan tersebut telah menggugah perhatian publik, memunculkan pembicaraan tentang etika, hak milik, serta dampak dari tindakan semacam itu dalam konteks budaya dan masyarakat Ponorogo.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.