Kamis, 18 Jun 2026 02:00 WIB

Nelayan Meninggal Dunia Ditemukan Terseret Ombak ke Pantai Sumenep

Nelayan meninggal dunia di Pantai Sumenep, dievakuasi untuk dimakamkan, (Foto: Polres Sumenep for jatimnow.com)
Nelayan meninggal dunia di Pantai Sumenep, dievakuasi untuk dimakamkan, (Foto: Polres Sumenep for jatimnow.com)

jatimnow.com - Mayat seorang nelayan ditemukan meninggal dunia tergeletak di pantai Desa Guwa-guwa Kecamatan Raas Sumenep. Diduga korban terseret ombak besar saat memancing ke tengah laut.

Korban diketahui atas nama Silan (48) warga Dusun Talango tengah RT 002, RW.011, Desa Brakas Kecamatan Raas Kabupaten Sumenep. Korban sempat hilang selama dua hari, setelah pamit pergi mancing ke tengah laut.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Korban ditemukan pertama oleh warga sekitar pukul 20.00 WIB. Dua warga saat itu berada di bibir pantai dan melihat benda aneh. Setelah didekati ternyata sesosok mayat laki-laki.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengatakan, korban sebelumnya hilang.

"Ditemukan mayat laki laki bernama Silan ditemukan pada Jumat tanggal 4 Agustus 2023 pukul 20.00 WIB," tutup Widiarti.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Pihak kepolisian pun melakukan olah TKP pada bibir pantai selatan Desa Guwa Guwa Kecamatan Raas, Sumenep.

Diketahui, korban berangkat bekerja memancing dengan menggunakan perahu kayu kecil (losongan) warna kuning susu. Sejak itu korban tidak pulang ke rumahnya.

"Sempat dilakukan pencarian tapi terbatas. Sebab cuaca cukup ekstrem. Ombak besar, " tambah Widiarti.

Baca Juga: Warning BMKG, Gelombang 4 Meter Ancam Perairan Selatan Jatim 2-5 Juni 2026

Diungkapkannya, mayat korban ditemukan di pinggir pantai oleh dua orang warga atas nama Anwar dan Sahrani. Keduanya langsung menghubungi kepala desa dan keluarga korban.

"Mayat korban ditemukan mengambang di pantai. Setelah ditemukan langsung dibawa keluarga untuk dimakamkan, " pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.