Jumat, 19 Jun 2026 09:33 WIB

Mengabdi Belasan Tahun, Ratusan Honorer Satpol PP Lamongan Berharap Diangkat PNS

Suasana apel pagi Satuan Polisi Pamong Praja Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Suasana apel pagi Satuan Polisi Pamong Praja Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 120 tenaga bantuan atau honorer Satpol PP Kabupaten Lamongan berharap ada perhatian dari pemerintah untuk dapat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Ketua DPD Forum Komunikasi Bantuan Polisi Pamong Praja Nusantara (FK-BPPPN) Lamongan, Agus Teguh Dwi Cahyono, mengaku sudah hampir lima tahun terakhir belum ada formasi CPNS yang diperuntukkan bagi tenaga honorer Satpol PP.

Baca Juga: BKPSDM Tulungagung Periksa Anggota Satpol PP yang Berjaga di Kantor Disbudpar

“Tentu kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah terhadap teman-teman honorer Satpol PP untuk diikutkan dalam formasi CPNS,” kata Agus Teguh Dwi Cahyono kepada media, Kamis, (27/7/2023).

Teguh mengatakan bahwa para tenaga honorer Satpol PP Lamongan telah lama mengabdi untuk pemerintah dalam ikut serta menertibkan dan menjaga keamanan masyarakat.

Ia juga menegaskan, saat masuk ke dalam Satpol PP melewati proses yang tidak mudah. Saat bertugas pun cukup berat.

Baca Juga: Sah! 1.752 CPNS Kemenag Jawa Timur Resmi Diangkat Jadi PNS

“Kami disini banyak yang sudah bekerja mengabdikan diri selama 10 sampai 17 tahun. Kami sangat berharap pengabdian ini dapat dihargai dengan diangkat menjadi PNS,” ungkapnya.

Diketahui, Forum Komunikasi Bantuan Polisi Pamong Praja Nusantara (FK-BPPPN) memang sangat getol mengawal ribuan honorer Satpol PP untuk diangkat menjadi PNS.

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

Pengawalan ini akan terus dilakukan sampai semua penyelesaian honorer Satpol PP sudah diserahkan kepada Menpan RB sesuai amanah Undang-Undang yang berlaku.

“Sampai formula penyelesaian honorer Satpol-PP seluruh Indonesia itu di serahkan ke Menpan RB sesuai amanat UU no 23 tahun 2014 pasal 256 Polisi Pamong Praja adalah Pegawai Negeri Sipil,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.