Rabu, 22 Jul 2026 13:46 WIB

Sah! 1.752 CPNS Kemenag Jawa Timur Resmi Diangkat Jadi PNS

Pelantikan PNS Kanwil Kemenag Jatim. (Foto: Humas Kanwil Kemenag Jatim for jatimnow.com)
Pelantikan PNS Kanwil Kemenag Jatim. (Foto: Humas Kanwil Kemenag Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com – Sebanyak 1.752 CPNS di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur formasi tahun anggaran 2024 resmi diangkat dan dilantik menjadi PNS secara serentak pada Kamis (21/5/2026).

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dipimpin langsung Menteri Agama Nasaruddin Umar secara daring. Untuk wilayah Jawa Timur, kegiatan luring dipusatkan di Aula Kanwil Kemenag Jatim yang dihadiri oleh CPNS penempatan Kanwil Kemenag Jatim, Surabaya, Sidoarjo, serta dipimpin Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Rotasi 6 Pejabat Pemprov Jatim, Ini Susunannya

Nasaruddin Umar, menekankan pentingnya penguatan rasa syukur, loyalitas, serta solidaritas dalam mengabdi kepada negara. Ia secara khusus meminta seluruh ASN Kemenag untuk memegang teguh prinsip ISTIQAMAH (Ikhlas, Sabar, Tawadhu, Ihsan, Qanaah, Amanah, Akhlak, dan Hikmah).

Turut memberikan sambutan, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, mengingatkan para abdi negara yang baru dilantik untuk menjaga muruah institusi. Zudan memaparkan empat orientasi utama pelayanan ASN masa kini, yakni kecepatan layanan, kemudahan layanan, kemanfaatan kebijakan, serta kebahagiaan masyarakat.

Sekjen Kemenag, Kamaruddin Amin, melaporkan bahwa total formasi ASN Kementerian Agama di tingkat nasional tahun ini mencapai angka fantastis, yakni 110.553 formasi, yang terbagi atas 20.772 CPNS dan 89.781 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Baca Juga: Panaskan Mesin Politik, Lima PAC PDIP Kota Probolinggo Resmi Dilantik

Usai pelantikan tingkat nasional, acara dilanjutkan dengan sesi pembinaan khusus bagi seluruh PNS Kemenag se-Jawa Timur. Pada momen ini, Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, memberikan peringatan keras nan tegas terkait etos kerja dan moralitas ASN.

Bahtiar mewanti-wanti seluruh bawahannya agar tidak terjebak dalam arogansi jabatan dan menjauhi perilaku koruptif, khususnya korupsi waktu.

"Apa artinya kepintaran jika tidak dibarengi kerendahan hati dan sopan santun. Jangan melayani dengan sombong. Waktu kerja ASN adalah milik rakyat. Jangan dikorupsi. Kita ini pelayan, bukan penguasa," tegas Bahtiar.

Baca Juga: Perkuat Fasilitas Publik, BRI Jemursari Revitalisasi Area Masjid Al Ikhlas Kemen

Kakanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar menutup dengan instruksi sapu bersih terkait potensi pungutan liar (pungli) atau gratifikasi. Ia melarang keras para PNS memberikan imbalan dalam bentuk apa pun, kepada siapa pun, terkait pelantikan yang baru saja mereka terima.

"Tidak boleh ada yang merasa berjasa atas pelantikan Anda dan meminta imbalan. Ini semua adalah takdir dan berkat doa orang tua," pungkasnya.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.