Jumat, 19 Jun 2026 17:29 WIB

Dana Banpol di Tulungagung Naik Tahun Depan

Kepala Bakesbangpol Tulungagung Bambang Triono. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kepala Bakesbangpol Tulungagung Bambang Triono. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Besaran dana bantuan partai politik (Banpol) di Kabupaten Tulungagung dipastikan bertambah nilainya tahun depan.

Besaran dana ini disesuaikan dengan hasil Pemilu 2019 lalu. Saat ini tiap suara milik partai politik dihargai Rp3 ribu. Mulai tahun depan mengalami perubahan Rp7 ribu per suara.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Tulungagung, Bambang Triono mengatakan, proses pencairan dana Banpol untuk tahun ini masuk dalam tahap verifikasi berkas.

Tim verifikasi terdiri dari Bakesbangpol, KPU Tulungagung, BPKAD dan Inspektorat. Jika tahap tersebut sudah selesai, maka dana Banpol bisa turun bulan ini.

"Setelah verifikasi parpol tinggal melengkapi persyaratan administrasi, untuk dilakukan pencairan," ujarnya, Jumat (14/7/2023).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Berdasarkan perolehan suara pada Pemilu Legislatif Tulungagung 2019, total suara yang sah mencapai 614.484 suara. Sedangkan untuk satu suara sah, saat ini memiliki harga Rp3 ribu. Dengan perhitungan tersebut maka total dana Banpol yang akan cair tahun ini sebesar Rp1,8 miliar. Sedangkan untuk tahun depan perhitungan dana Banpol mengalami perubahan.

Sebenarnya pada 2023 pihak Bakesbangpol telah mengusulkan kepada Tim Verifikasi Pemorov Jatim untuk menaikan dana Banpol. Akan tetapi, dari Tim Verifikasi Pemprov Jatim memberikan rekomendasi untuk menaikan dana banpol pada 2024 mendatang. Dengan perhitungan ini maka dana Banpol yang akan cair tahun depan sebesar Rp4,3 miliar.

"Kemarin kami usulkan dana Banpol naik, dari Rp3.000 menjadi Rp7.000 per suara. Tapi dari provinsi meminta agar kenaikan banpol dilakukan tahun depan," paparnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Saat disinggung bertambahnya dana Banpol apakah tidak menjadi beban bagi APBD Tulungagung, Bambang mengku bahwa dari hasil rapat yang dilakukan, APBD masih mampu untuk memberikan tambahan dana banpol pada tahun depan. Mengingat beberapa anggaran program utama seperti, infrastruktur, kesehatan dan pendidikan juga sudah terpenuhi.

"Dana Banpol ini diberikan kepada parpol untuk kegiatan pembinaan kader atau kegiatan kepartaian. Selama ini, dari laporan pertanggungjawaban penggunaan Banpol semua diterima," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.