Senin, 22 Jun 2026 12:27 WIB

Polres Tulungagung Tanggapi, Anak Pasutri Korban Pembunuhan di Tulungagung Minta Bantuan Hotman Paris

Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satreskrim Polres Tulungagung tegaskan proses penyelidikan dan penyidikan dalam kasus pembunuhan pasutri di Desa/Kecamatan Ngantru sesuai dengan prosedur.

Mereka melakukan gelar perkara berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti yang ada. Terkait pihak keluarga yang merasa janggal dengan motif yang diungkap, polisi menyarankan mereka memberikan keterangan lebih lanjut.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Agung Kurnia Putra mengatakan berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi serta barang bukti, semuanya mengarah kepada pelaku pembunuhan bernama Edy Purwanto alias Glowoh.

Tersangka sendiri sudah mengakui perbuatannya dan mengungkapkan motif dalam kasus pembunuhan ini.

"Jadi kami melakukan penyelidikan dan penyidikan sudah sesuai dengan prosedur dan berdasarkan barang bukti yang ada," ujarnya, Kamis (13/07/2023).

Saat disinggung mengenai video yang diunggah oleh akun instagram @hotmanparisofficial, Agung menerangkan polisi telah mendatangi pihak keluarga.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

Mereka diminta memberikan keterangan langsung kepada polisi terkait kasus ini. Selain itu, jika ada barang bukti tambahan juga dapat diserahkan untuk mendukung proses penyidikan.

"Kita sudah berkomunikasi dengan pihak keluarga, kita sarankan agar mereka bersedia memberikan keterangan dan barang bukti yang dapat mendukung kasus ini," tuturnya.

Sebelumnya, kedua anak pasutri yang menjadi korban pembunuhan, Gustama dan Nabila mengirim video meminta bantuan kepada pengacara kondang Hotman Paris untuk mendampingi kasus ini.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Mereka merasa janggal dengan keterangan pelaku yang mengaku emosi karena korban memiliki hutang pembelian batu akik senilai Rp 250 juta. Mereka curiga ada pihak lain yang menyuruh pelaku menghabisi nyawa korban.

Reporter : Bramanta Pamungkas
capt : Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Bramanta Pamungkas

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.

Temui Massa Aksi, DPRD Jember Siap Kawal Aspirasi Program Makan Bergizi Gratis

Implementasi program nasional tersebut ke depan tetap memerlukan pembenahan yang matang di tingkat daerah maupun pusat.

Aksi Basuh Kaki Orang Tua, Pramuka Sukolilo Surabaya Pecahkan Rekor MURI

1.352 Pramuka Sukolilo dilantik sebagai Pramuka Garuda dan memecahkan dua Rekor MURI melalui aksi pembasuhan kaki orang tua dan semafor massal.