Jumat, 19 Jun 2026 20:24 WIB

Sindiran Megawati ke Golkar, PAN, dan PKB: Disini Ada Tiga Parpol Lagi Mikir-mikir

Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama sejumlah tokoh elit parpol. (Foto: Instagram Puan Maharani @puanmaharani)
Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama sejumlah tokoh elit parpol. (Foto: Instagram Puan Maharani @puanmaharani)

jatimnow.com - Sejumlah tokoh elit nasional turut hadir saat PDI Perjuangan (PDIP) menggelar peringatan puncak Bulan Bung Karno (BBK) 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu (24/6/2023).

Termasuk bakal calon presiden Ganjar Pranowo, dan tokoh-tokoh nasional yang namanya pernah disebut jadi sosok bakal calon wakil presiden pendampingnya.

Baca Juga: PDIP Lamongan Siapkan Dirham Akbar Aksara di Bursa Pilbup 2029

Terpantau, selain seluruh struktur PDIP serta para simpatisan dan relawan, terlihat hadir Ketua Umum dari parpol lain. Seperti, Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang mengenakan seragam partainya.

Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto yang memakai baju batik kuning, dilanjut oleh Ketum Hanura Oesman Sapta Odang juga terlihat hadir. Kemudian ada Ketum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, dan PKB yang diwakili Wakil Ketua Umumnya Jazilul Fawaid.

Dalam sambutannya, Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memperkenalkan sejumlah partai yang telah meminta restu kepadanya untuk bergabung dalam barisan PDI Perjuangan di Pilpres 2024.

"Jadi saya katakan di belakang saya ini ada beberapa partai yang sudah pasti (gabung). Ada tiga, dari PPP ayo Pak Mardiono berdiri, beliau nomor satu 'saya sama-sama boleh nggak buk' boleh pak," kata Megawati.

Megawati melanjutkan dengan memperkenalkan koalisi keduanya dengan Partai Hanura, dan Partai Perindo. Megawati bahkan sempat berujar jika bergabungnya Hanura ke PDI Perjuangan sebagai koalisi dengan sedikit memaksa.

Baca Juga: Usai Dilantik, Ketua DPRD Surabaya Fokus Perkuat Komunikasi dan Serap Aspirasi

"Tapi satu lagi ini abang saya ini, ndesek-ndesek aja. Dari Partai Hanura yakni Pak Oso, dia suka marah-marah 'kenapa kamu nggak pernah ajak abang ya' ayok sinilah kalau mau ikut gitu," lanjut Megawati, sembari tersenyum simpul.

"Lalu ada ketiga itu orangnya ndak ada, salam dari Pak Hari Tanoe, saya kenalnya Pak Hari Tanoe Wijaya (Soedibjo) dari Perindo," sambung Presiden RI kelima itu.

Panjang lebar menceritakan partai-partai yang memintanya untuk masuk dalam barisan PDI Perjuangan, Megawati bahkan juga menyindir sejumlah elit partai lain yang hadir di GBK. Ketiga partai tersebut diantaranya, Golkar, PAN dan PKB.

Menurut Mega, ketiga partai yang hadir tersebut masih malu-malu untuk memutuskan bergabung dengan PDI Perjuangan. Seperti Golkar yang telah membuat Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dengan PAN, dan PKB yang telah mendeklarasikan koalisinya dengan Gerindra yang disebut Koalisi Indonesia Raya (KIR).

Baca Juga: Sikap PDIP Atas Penetapan Tersangka Korupsi Dana Pokir DPRD Magetan

"Kalau disini ada tiga, yaa saya katakan, lagi mikar-mikir dulu lah, lhooo tuh bapak-bapak kan diketawain," kata Megawati sembari melirik Airlangga Hartarto, disisi kanan podium tempat Megawati memberi sambutan.

Meski demikian, Megawati menegaskan jika hal itu tidak akan menjadi masalah. Bahkan ia mengaku, PDI Perjuangan tanpa koalisi pun bisa mengusung cawapres dari Ganjar Pranowo.

"Lhooo ya bener, tapi saya bilang ya ndak papa. Mau ikut boleh, ndak ikut juga ndak papa, betul ndak? Merdeka, Merdeka, Merdeka! Itu namanya tongkuh, hatinya teguh, tindakannya teguh, nah gini jempolan," tegas Mega.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.