Kamis, 23 Jul 2026 02:17 WIB

Sikap PDIP Atas Penetapan Tersangka Korupsi Dana Pokir DPRD Magetan

Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Diana AV Sasa. (Istimewa).
Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Diana AV Sasa. (Istimewa).

jatimnow.com - DPC PDI Perjuangan menegaskan sikap menghormati proses hukum atas penetapan tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana hibah pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Magetan. 

Dalam kasus ini Ketua DPRD Magetan Suratno bersama dua anggota dewan Jamaludin Malik, dan Juli Martana ditetapkan sebagai tersangka. Tiga tersangka lain merupakan tenaga pendamping berinisial AN, TH, dan ST. Penyidik kini tengah mengembangkan kasus ini dengan menelusuri kemungkinan keterlibatan anggota DPRD lainnya.

Baca Juga: Karier Febrie Andriansyah Tamat, Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat

“Kami menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan, serta percaya aparat penegak hukum bekerja secara profesional, proporsional, dan menjunjung tinggi prinsip keadilan,” ungkap Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Diana AV Sasa, Jumat (24/4/2026).

Dia menegaskan bahwa penegakan hukum harus berjalan tanpa pandang bulu, sebagai bagian dari upaya menjaga keadilan dan kepercayaan publik.

“Kami memandang peristiwa ini sebagai pengingat bahwa jabatan politik adalah amanah rakyat, yang harus dijalankan dengan integritas dan tanggung jawab penuh,” katanya.

Sasa menyatakan bahwa PDI Perjuangan adalah partai ideologis.

“kami terus memastikan kader bekerja sesuai aturan dan nilai-nilai perjuangan partai, serta menjaga disiplin organisasi dalam setiap lini pengabdian,” urainya.

Dia menyatakaa bahwa proses hukum yang berjalan tidak boleh mengganggu jalannya roda pemerintahan. Baik fungsi legislatif maupun eksekutif.

Baca Juga: Kejari Kota Probolinggo Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi Lampu Hias RTH

“harus tetap berjalan normal, dan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhenti dalam kondisi apa pun,” paparnya.

Pun untuk tugas-tugas kedewanan, fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan harus tetap dijalankan secara bertanggung jawab, dengan mengedepankan kepentingan rakyat di atas segalanya.

Dia mengajak seluruh pihak untuk menjaga stabilitas daerah, tidak berspekulasi, serta menahan diri dari langkah-langkah yang dapat memperkeruh suasana. 

“Kondusifitas adalah prasyarat agar pelayanan publik tetap berjalan optimal,” tambah Sasa.

Baca Juga: Kejari Geledah Kantor BPKAD dan Disbudpar Tulungagung Usut Korupsi Griya Dalem Kanjengan

Menurutnya, penetapan tersangka dalam dana hibah pokir ini juga sebagai momentum pendidikan politik bagi masyarakat, bahwa pengelolaan anggaran publik harus transparan, partisipatif, dan berada dalam pengawasan rakyat.

“Ke depan, kami berharap peristiwa ini menjadi titik evaluasi bersama untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih bersih, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” urainya.

Anggota DPRD Jatim ini menyatakan tetap berkomitmen menjaga marwah politik sebagai alat perjuangan rakyat, bukan alat kepentingan sempit.

“Kami akan terus memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik, serta menjaga kepercayaan rakyat,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.