Jumat, 19 Jun 2026 01:31 WIB

Calon Jamaah Haji Tertua di Tulungagung Berbagi Resep Umur Panjang

Akat Poncokarto Poncorawi usai mengikuti pelepasan haji di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Akat Poncokarto Poncorawi usai mengikuti pelepasan haji di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Usia tak menghalangi semangat Akat Poncokarto Poncorawi warga Desa/Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Akat merupakan calon jamaah haji (CJH) tertua di Tulungagung. Usianya kini mencapai 103 tahun. Namun kondisi fisiknya masih sangat bagus. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan, kondisinya sangat siap untuk menunaikan ibadah haji.

Ditemui di rumahnya, pria kelahiran tahun 1920 ini mengaku mendaftar haji pada tahun 2016 lalu. Karena termasuk lanjut usia, antrean haji Akat tidak terlalu panjang.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Seharusnya Akat berangkat haji pada tahun 2020. Namun karena pandemik keberangkatannya tertunda. Pada musim haji tahun 2021 dan 2022 Akat tidak dapat berangkat karena adanya regulasi pembatasan usia jemaah haji.

"Alhamdulilah tahun ini bisa berangkat, sebenarnya tahun lalu sudah ditawari oleh anak uang haji mau diambil untuk umroh saja tapi saya tidak memperbolehkan dan memilih menunggu berangkat haji," ujarnya, Jumat (26/5/2023).

Kakek 8 cucu dan 8 cicit ini mengaku sebenarnya sudah memiliki niat berangkat haji sejak lama. Namun baru didaftarkan oleh anaknya tahun 2016. Rencananya Akat berangkat haji ditemani oleh anak keduanya Rumiyati (67).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Sesuai jadwal mereka akan berangkat pada 6 Juni mendatang. Keduanya dijadwalkan kembali ke tanah air pada pertengahan bulan Juli.

"Ini sudah siap untuk berangkat haji, persiapan sudah dilakukan," tuturnya.

Meskipun tidak pernah mengeluh sakit, namun pihak keluarga tetap menyiapkan berbagai jenis obat-oabatan untuk Akat. Untuk menjaga kondisi tubuhnya, Akat rutin melakukan olahraga ringan setiap pagi. Usai salat subuh, Akat biasa berjalan-jalan di sekeliling rumahnya. Akat juga membagi resep umur panjangnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Banyak bersabar menerima kondisi hidup, mengalah sedikit tidak apa-apa," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.