Senin, 22 Jun 2026 20:30 WIB

Korban Pembacokan di Perkebunan PTPN XII Banyuwangi Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan

Slamet (43) korban pembacokan rekannya sendiri saat menjalani perawatan di ruang ICU RS Al Huda Gambira. (foto: Eko Purwanto/jatimnow.com).
Slamet (43) korban pembacokan rekannya sendiri saat menjalani perawatan di ruang ICU RS Al Huda Gambira. (foto: Eko Purwanto/jatimnow.com).

jatimnow.com - Beban keluarga Slamet (43), korban selamat dalam insiden pembacokan di Perkebunan Kalitelepak PTPN XII, Dusun Sumbermanggis, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi kini bertambah.

Kosongnya pemasukan lantaran Slamet masih terbaring lemah di atas ruang perawatan, keluarga kini mulai kebingungan membayar biaya pengobatan.

Baca Juga: PTPN I Regional 5 Gandakan Lahan Tembakau Klaten, Bangun 38 Sumur Bor

Slamet merupakan tulang punggung keluarga lewat bekerja sebagai mitra Perkebunan Kalitelepak milik PTPN XII . Sebelum akhirnya bacokan yang diduga dari rekan kerjanya membuat Slamet terpaksa menepi dari rutinitas mengais rupiah.

Menurut Kepala Desa Barurejo Ahmad Zaenuri, keluarga Slamet termasuk keluarga tidak mampu. Sedang kasus penganiayaan tidak bisa tercover BPJS Kesehatan.

Menurutnya, keluarga korban sempat kebingungan saat Slamet harus menjalani operasi dan perawatan di RS AL Huda Gambiran. Sebab, biaya untuk pengobatan itu pasti mahal.

“Kita buatkan SPM (surat pernyataan miskin) untuk meringankan biaya di rumah sakit,” katanya kepada jatimnow.com, Rabu (10/5/2023).

Upaya itu, jelas kepala desa, urung dilakukan lantaran semua pembiayaan perawatan di rumah sakit pada Slamet, itu akan ditanggung pihak Perkebunan Kalitelepak.

"Saya sudah minta pada staf untuk mengurus SPM bagi bapak Slamet, tapi ternyata ditanggung kebun,” ujarnya.

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Kalitelepak PTPN XII, Subur Pamungkas membenarkan seluruh biaya pengobatan salah satu mitra perkebunan itu akan ditanggung.

“Bagi korban yang saat ini sedang dirawat (Slamet), perkebunan akan menanggung pembiayaan sampai sembuh,” ujarnya.

Tidak hanya itu, jelas dia, perkebunan juga telah memberikan bantuan kepada keluarga korban yang ditinggalkan.

“Sesaat setelah kejadian, kami langsung ke sana (rumah korban) untuk memberikan bantuan dan belasungkawa untuk korban yang meninggal,” cetusnya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Sebelumnya, insiden pembacokan terjadi di tengah perkebunan PTPN XII wilayah Kebun Kalitelepak, Afdeling Sumbermanggis, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Kamis (4/5) lalu.

Dua orang terkapar di tengah kebun atas nama Bibit Prasetyo (55), yang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Serta Slamet (55), korban selamat yang saat ini dirawat at di RS Al Huda Gambiran. Keduanya bertempat tinggal tak jauh dari TKP pembacokan.

SN (50), terduga pelaku sempat melarikan diri pasca-insiden itu. Namun berhasil ditangkap petugas gabungan setelah hampir tiga hari menjadi buron. Saat ini kasus pembacokan itu tengah diselidiki Satreskrim Polresta Banyuwangi.

Editor : Aris Setyoadji
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.