Selasa, 16 Jun 2026 15:54 WIB

Gunung Raung Kini Berstatus Normal, Pendaki Tetap Dilarang Dekati Bibir Kawah

Petugas PPGA mengamati aktivitas terkini Gunung Raung (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)
Petugas PPGA mengamati aktivitas terkini Gunung Raung (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Status Gunung Raung turun dari level II ke I atau normal. Penurunan status itu berdasarkan hasil evaluasi Badan Geologi Kementerian ESDM pada periode 1 hingga 31 April 2023.

"Jadi mulai kemarin tanggal 2 Mei 2023 atau hari Selasa pukul 12.00 WIB, status Gunung Raung berubah menjadi normal, dari yang semula berstatus waspada," ujar Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung, Mukijo kepada jatimnow.com, Rabu (3/5/2023).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Mukijo menambahkan, dari pengamatan yang dilakukan selama periode tersebut, aktivitas vulkanik Gunung Raung cenderung mengalami penurunan. Meski gempa tremor masih terjadi pada gunung yang berada wilayah Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi itu.

"Aktivitas kegempaan tremor tetap ada, namun intensitasnya lebih kecil," tambahnya.

Dari informasi yang dihimpun, secara visual, warna asap yang muncul umumnya putih tipis, menunjukkan bahwa hembusan asap tidak membawa material abu.

Potensi ancaman bahaya saat ini masih berupa erupsi freatik yang datangnya tiba-tiba tanpa didahului peningkatan kegempaan yang signifikan.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Masih terdapat lontaran material batuan pijar, tapi sebarannya terbatas di dalam kawah. Sedangkan material berukuran abu dapat tersebar lebih jauh tergantung arah dan kecepatan angin.

Penurunan level ini sekaligus mengakhiri status Gunung Raung yang hampir satu tahun berstatus waspada.

Sebelumnya, sejak berstatus waspada, seluruh kegiatan pendakian dan aktivitas masyarakat di Gunung Raung dibatasi.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Kendati diperbolehkan melakukan aktivitas pendakian, Mukijo mengimbau bagi pendaki untuk tidak mendekati kawah yang ada di puncak.

"Tidak diperbolehkan mendekati kawah yang ada di puncak dengan radius 500 meter dan menuruni kawah," tegas dia.

Dia meminta masyarakat agar tidak terpancing dengan isu erupsi yang berlebihan yang dapat memberikan gangguan kenyamanan. Serta selalu mengikuti arahan dari petugas resmi apabila terjadi hal-hal terkait kebencanaan di cakupan bencana Gunung Raung.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.