Jumat, 19 Jun 2026 13:07 WIB

Jamaah Al Muhdhor di Tulungagung Gelar Salat Ied Lebih Awal, Ini Hitungannya

Jamaah Al Muhdhor di Tulungagung saat menunaikan salat id. Dok Polres Tulungagung
Jamaah Al Muhdhor di Tulungagung saat menunaikan salat id. Dok Polres Tulungagung

jatimnow.com - Puluhan anggota jamaah Al Muhdhor di Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, melaksanakan salat Idul Fitri Rabu (19/4/2023) pagi.

Ibadah salat Ied dilakukan setelah sebelumnya menjalankan ibadah puasa selama 30 hari. Jamaah ini juga memulai ibadah puasa dua hari lebih awal dari ketetapan pemerintah, lantaran memiliki perhitungan sendiri dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mohammad Anshori membenarkan adanya puluhan jemaah yang menggelar salat Id hari ini. Jamaah Al Muhdhor melaksanan salat Id di Masjid Nur Muhammad.

Untuk menjaga keamanan ibadah, polisi mengamankan pelaksanaan salat Id jamaah Al Muhdor yang beranggotakan 65 jemaah. Seperti salat Ied pada umumnya, jamaah juga mendengarkan rangkaian khotbah.

"Pelaksanaan salat Ied berlangsung lancar tanpa ada kendala," katanya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Salat ini digelar tanpa speaker untuk mengumandangkan takbir di dalam masjid, sebagai tanda jatuhnya 1 syawal. Selanjutnya jamaah bersalaman untuk saling memaafkan, seperti jamaah muslim lainnya. Sejumlah jamaah juga melakukan ziarah ke makam yang berada di belakang masjid.

"Jemaah ini memulai puasa dua hari lebih awal dan hari rayanya juga lebih awak," terangnya.

Menurut Anshori pelaksanaan salat Ied lebih awal menjadi tradisi bagi jamaah Al Muhdor, yang diketahui memiliki perhitungan tersendiri untuk menentukan awal bulan Ramadan dan Syawal.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Meskipun begitu tidak ada gejolak di masyarakat sekitar. Mereka saling menghormati dan tidak pernah mempermasalahkan keyakinan yang dimiliki Al Muhdhor.

"Ini sudah menjadi tradisi sejak dulu dan tidak ada gejolak di masyarakat," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.