Jumat, 19 Jun 2026 12:20 WIB

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan saat Apel Operasi Ketupat Polres Tulungagung

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo (kiri) bersama Kapolres Tulungagung, AKBP Eko Hartanto (kanan) memusnahkan ribuan botol miras. (foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo (kiri) bersama Kapolres Tulungagung, AKBP Eko Hartanto (kanan) memusnahkan ribuan botol miras. (foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ribuan botol minuman keras berbagai jenis dan merek hasil Operasi Pekat Semeru 2023 dimusnahkan Polres Tulungagung. Pemusnahan ini dilakukan setelah menggelar apel di halaman Pemkab Tulungagung.

Sebanyak 540 personel gabungan akan dilibatkan dalam pengamanan selama Operasi Ketupat Semeru 2023. Total terdapat tujuh pos pengamanan dan dua pos pelayanan yang didirikan dalam operasi ini.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kapolres Tulungagung, AKBP Eko Hartanto megatakan pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap titik rawan kemacetan. Di antaranya di wilayah Kecamatan Ngantru.

Menurutnya, personel gabungan akan memasang water barier di sepanjang jalur agar tidak ada kendaraan yang menyeberang dan menyebabkan kemacetan. Selain itu, jumlah personel yang akan diterjunkan juga akan ditambah di wilayah Ngantru.

"Arah masuk ke Tulungagung menjadi salah satu titik kemacetan, jumlah personel akan ditambah untuk memastilan kelancaran lalu lintas," ujarnya, Senin (17/04/2022).

Personel gabungan melaksanakan apel kesiapan Operasi Ketupat Semeru 2023. (foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)Personel gabungan melaksanakan apel kesiapan Operasi Ketupat Semeru 2023. (foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Polisi juga menyiapkan pos pengamanan sekaligus rekayasa lalu lintas jika terjadi penumpukan kendaraan. Personel, lanjut Eko Hartanto, akan melakukan sistem contra flow atau buka tutup dan satu jalan untuk memperlancar lalu lintas.

"Rekayasa jalan kita lakukan tergantung kondisi di lapangan. Misalnya jika terjadi kemacetan parah, baru kita berlakukan," tuturnya.

Dalam apel ini polisi juga memusnahkan ribuan botol minuman keras. Miras tersebut merupakan hasil operasi pekat selama bulan Ramadan.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Jumlah minuman keras yang dimusnahkan ini sebanyak 4.685 botol yang terdiri atas berbagai jenis dan merek, yang sebelumnya dalam operasi pekat semeru. Menurut Eko Hartanto, miras ini disebut-sebut sebagai pemicu sejumlah aksi kriminalitas dan keresahan masyarakat.

"Mimuman keras sering meresahkan masyarakat, untuk itu kita gelar operasi pekat selama Ramadan ini, dan kita musnahkan hari ini," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.