Sabtu, 20 Jun 2026 23:01 WIB

Dirgahayu, Bayi Cantik di Banyuwangi yang Lahir di Hari Kemerdekaan

  • Penulis :
  • | Jumat, 17 Agu 2018 14:30 WIB
Keluarga Dirgahayu saat di rumah
Keluarga Dirgahayu saat di rumah

jatimnow.com - Pasangan suami istri (Pasutri), Karyono (35) dan Roifatul Amalia (33), warga Dusun Pasar, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, sedang berbahagia. Pasutri tersebut dianugerahi seorang bayi cantik di hari kemerdekaan RI ke 73, Jumat (17/8/2018).

"Alhamdulillah, telah lahir anak kami dengan selamat pukul 02.05 WIB tadi," ujar Karyono, kepada jatimnow.com, dengan wajah sumringah.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Karyono mengatakan, anak pertamanya itu lahir secara normal dengan bantuan Endri, bidan desa yang juga warga setempat. Saat ditimbang, bobot anaknya mencapai 3,1 kilogram. Dan dalam kondisi sehat.

"Kelahiran anak saya sesuai prediksi," tambah pria yang juga Ketua RT tersebut.

Momen kelahirannya yang berbarengan dengan HUT RI ke 73 menjadi inspirasi dalam penamaan sang bayi. Setelah bermusyawarah, akhirnya diputuskan sebuah nama yang menyelipkan pesan nasionalisme kepada negara.

"Bismillahirrahmanirrahim saya beri nama Dirgahayu Talita Putri. Semoga menjadi anak yang cinta kepada negara dan bangsanya," katanya dengan mantab.

Kabar lahirnya Dirgahayu mencuri perhatian masyarakat dan pemerintah desa setempat. Sebab, baru kali ini ada warga Desa Sumberarum yang lahir berbarengan dengan HUT RI.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Saya sampaikan turut bahagia dan bersukacita. Apalagi lahir tepat di hari kemerdekaan. Akte kelahiran biar diurus staf saya, gratis," tandas Kepala Desa Sumberarum, Ali Nurfatoni.

Reporter: Irul Hamdani
Editor: Erwin Yohanes

 

 

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

 

 

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.