Jumat, 19 Jun 2026 06:16 WIB

Pesanan Meningkat saat Ramadan, Perajin Tasbih Kayu Songo di Tulungagung Kesulitan bahan

Rekso Yuwono menunjukkan tasbih kayu songo karyanya. (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Rekso Yuwono menunjukkan tasbih kayu songo karyanya. (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bulan Ramadan ini membawa berkah tersendiri bagi Rekso Yuwono, perajin tasbih berbahan jenis kayu-kayu yang langka di Desa Simo, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. Peminat tasbih hasil produksinya mengalami peningkatan.

Namun Rekso mengaku kerepotan memenuhi permintaan tersebut karena kesulitan mendapatkan pasokan bahan baku tasbih. Selain jenis kayu mulai langka, harganya juga cukup mahal.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Tasbih yang dibuat Rekso ini memang bukan sembarangan. Bahan kayu yang digunakan cukup sulit didapatkan. Rekso menggunakan 9 jenis kayu untuk membuat tasbihnya. Yakni kayu setigi, cendana, dewandaru, galih asem, galih johar, nagasari, walikukun, liwung lawu dan secang. Selain langka kayu tersebut juga dipercaya memiliki tuah tersendiri.
"Namanya tasbih kayu songo karena terbuat dari 9 jenis kayu," ujarnya, Jumat (7/4/2023).

Rekso mulai memproduksi tasbih kayu songo ini sejak 7 tahun terakhir. Kayu yang digunakan sebagai bahan baku tersebut saat ini sulit didapatkan. Karena langka harganya juga cukup mahal.

Beberapa kayu bahkan didatangkan dari luar pulau Jawa. Setiap jenis kayu yang digunakan ini dipercaya memiliki khasiat masing-masing.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Sifatnya lebih ke sugesti, setiap orang mempercayai khasiat yang terdapat dalam kayu ini," tuturnya.

Untuk tasbih kayu songo berisi 99 dijual dengan harga Rp150 ribu. Sedangkan tasbih kecil berisi 33 buah dijual dengan harga Rp50 ribu.

Rekso juga menerima pesanan pembuatan tasbih dengan jenis kayu khusus. Pemesan dapat membawa sendiri jenis kayu yang diminati untuk dibuat menjadi tasbih.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Kalau satu tasbih hanya satu jenis kayu agak mahal sampai Rp300 ribu," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.