Kamis, 18 Jun 2026 13:17 WIB

Nenek di Banyuwangi Meninggal Usai Pingsan saat Antre Menerima Bantuan PKH

Nenek di Banyuwangi meninggal usai pingsan saat antre menerima bantuan PKH (Foto: Polsek Tegaldlimo for jatimnow.com)
Nenek di Banyuwangi meninggal usai pingsan saat antre menerima bantuan PKH (Foto: Polsek Tegaldlimo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Suasana pencairan Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa/Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi berubah menjadi kepanikan, Kamis (6/4/2023).

Itu setelah Supiyah (83), salah satu penerima bantuan tiba-tiba pingsan dan lemas saat mengantre. Dia dinyatakan meninggal dunia saat tiba di puskesmas setempat.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan meninggal dunia karena gagal jantung," terang Kapolsek Tegaldlimo, AKP Ali Arifin.

Menurut Ali Arifin, korban tercatat sebagai sebagai warga Dusun Sumberluhur, Desa/Kecamatan Tegaldlimo. Ia datang diantar anaknya sekitar pukul 08.00 WIB untuk mengantre pencairan bantuan PKH di balai desa setempat.

Selang beberapa menit, korban mengeluh sesak nafas. Petugas jaga dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas bahkan sempat memberikan pertolongan pertama.

"Setibanya di balai desa, yang bersangkutan duduk-duduk di taman sambil menunggu antrean. Berselang 10 menit, yang bersangkutan mengeluh sesak nafas," jelasnya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Petugas lalu membawa nenek itu ke puskesmas terdekat. Namun sampai di sana, korban dinyatakan meninggal dunia.

"Setibanya di Puskesmas Tegaldlimo segera dilakukan pertolongan oleh dokter. Namun nyawanya tidak tertolong," ujarnya.

Sekretaris Desa Tegaldlimo, Supriyadi menyatakan, selama antre bantuan, tidak terjadi desak-desakan warga. Tiga hari sebelumnya korban sudah mengeluhkan tidak enak badan.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Dari keterangan keluarganya, korban ini sudah sakit tiga hari sebelumnya," ungkap Supriyadi.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.