Minggu, 21 Jun 2026 13:05 WIB

Wanita Muda Terjun dari Jembatan Tua di Banyuwangi, 3 Kali Gagal Bunuh Diri

Korban percobaan bunuh diri sedang mendapat perawatan. (Foto: Polsek Srono for jatimnow.com)
Korban percobaan bunuh diri sedang mendapat perawatan. (Foto: Polsek Srono for jatimnow.com)

jatimnow.com - SM (20), wanita muda yang menceburkan diri dari jembatan tua bekas rel kereta Belanda yang membelah dua kecamatan, Srono dan Rogojampi ternyata menguak cerita baru. Setidaknya, korban telah 3 kali melakukan upaya percobaan bunuh diri di lokasi yang sama.

Keterangan itu diperoleh saat jatimnow melakukan wawancara kepada dua warga yang rumahnya tak jauh dari TKP. Sutoyo (50), warga Dusun Krajan Kulon, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono menyebut korban sebelumnya melakukan upaya serupa namun gagal. Tempo waktunya pun tak sampai satu tahun.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Gak sampai setahun tapi gagal. Termasuk upaya yang ketiga ini," ujarnya.

Berbeda dengan upaya yang ketiga, dua kali percobaan bunuh diri sebelumnya tak sampai jatuh ke aliran sungai. Korban dapat dicegah oleh kerabatnya.

"Belum sampai naik ke atas jembatan sudah dicegah sama keluarganya," ucapnya.

Keterangan senada turut disampaikan Siti Nurjanah (30), warga Dusun Sasak Bomo, Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi. Pada upaya yang kedua dan gagal, korban sempat dibawa ke halaman rumahnya untuk ditenangkan.

"Teriak-teriak gitu. Saya kira apa, ternyata mau bunuh diri. Di sini (halaman) dia sama keluarganya ditenangkan," ujarnya.

Lantas, saat upaya ketiga yang berlangsung pada Kamis (6/4) pagi tadi. Ia tak mengetahui detail lengkapnya dan hanya melihat saat khalayak ramai berkumpul di dekat jembatan.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Ramai-ramai pada kumpul ternyata ada orang yang tercebur di sungai. Ternyata mbak itu lagi," ungkapnya.

Diberitakan, peristiwa percobaan bunuh diri itu berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB. Tubuh korban ditemukan mengapung di tepi sungai tak jauh dari lokasinya melompat.

"Sempat terbawa arus sungai sampai ke sisi timur jembatan dan kemudian mendapatkan pertolongan dari warga yang sempat melihat," ujar Kapolsek Srono AKP Achmad Junaidi.

Beruntung nyawa korban masih bisa diselamatkan dan hanya mengalami luka ringan.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Secara keseluruhan tanda vital korban masih dalam keadaan baik. Namun ada beberap luka yang diakibatkan benturan benda tumpul. Dan sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga setelah dilakukan observasi," kata dr. Sabit Purnomo, dokter jaga RS NU Mangir Rogojampi.

 

*Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.