Jumat, 19 Jun 2026 12:42 WIB

Petugas Gabungan Cek Angkutan Lebaran di Tulungagung, Hasilnya Bikin Penumpang Deg-degan

Petugas saat memeriksa kondisi kendaraan bus di Terminal Gayatri. (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas saat memeriksa kondisi kendaraan bus di Terminal Gayatri. (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Perhubungan Tulungagung bersama Satuan Pelaksana Terminal dan Satlantas Polres melakukan pemeriksaan terhadap kesiapan angkutan lebaran di Terminal Gayatri. Mereka memeriksa semua bus yang masuk di terminal tersebut.

Selain itu, petugas juga memeriksa kondisi kesehatan awak bus. Dalam pemeriksaan ini mereka menemukan adanya bus yang dinyatakan kurang layak jalan. Bus tersebut diminta kembali ke garasi untuk melakukan perbaikan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kabid Keselamatan Jalan Dishub Tulungagung, Widjanarko menuturkan pemeriksaan yang dilakukan ini merupakan persiapan jelang arus mudik. Petugas melakukan pemeriksaan mulai dari kelengkapan surat kendaraan, kondisi ban, lampu, rem dan perlengkapan lain di dalam bus.

"Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kondisi kendaraan layak jalan," ujarnya, Selasa (4/4/2024).

Seluruh bus yang masuk ke dalam terminal tak luput dari pemeriksaan. Mereka menemukan adanya buas Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang dinyatakan kurang layak. Ban bagian depan bus tersebut menggunakan ban vulkanisir sehingga kurang aman saat digunakan. Bus tersebut diminta kembali ke garasi dan mengganti ban bagian depan.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Tadi ada bus yang menggunakan ban vulkanisir di bagian depan, ini kita beri peringatan dan bus kita minta kembali ke garasi untuk ganti ban," tuturnya.

Para awak bus juga diperiksa kondisi kesehatan oleh petugas. Mereka diperiksa tensi darah untuk memastikan awak bus dalam kondisi sehat saat bertugas. Semua sopir dan awak bus yang menjalani pemeriksaan ini dinyatakan sehat dan layak berkendara.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Kami ingin memastikan kondisi kesehatan sopir untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan yang disebabkan sopir kelelahan," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.